alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Inka Investigasi Insiden Tabrakan LRT di Cibubur

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – PT Inka bergerak cepat. Perusahaan sepur itu langsung melakukan investigasi internal di lokasi kejadian menyusul insiden kecelakaan light rail transit (LRT) di Cibubur, Jakarta Timur, Senin lalu (25/10). ‘’Hasil sementara, kejadian tersebut disebabkan faktor human error,’’ kata Senior Manager PKBL, CSR, and Stakeholder Relationship PT Inka Bambang Ramadhiarto, kemarin (26/10). 

Bambang menuturkan, saat pengujian, seluruh fungsi sarana LRT nomor 29 tersebut dalam kondisi baik. Namun, operator yang melakukan uji dinamis diduga tidak segera melakukan pengereman ketika kereta hendak stabling (parkir). Akibatnya, menabrak trainset nomor 20 yang sedang terparkir. 

‘’Kejadian itu menurut kami murni kecelakaan kerja saat proses uji dinamis di lintasan. Uji dinamis itu merupakan kelanjutan dari proses produksi LRT oleh Inka,’’ bebernya sembari menyebut sejauh ini belum ada pool khusus trainset LRT Jabodebek hingga terpaksa diparkir di rel. 

Baca Juga :  Tak Punya BPJS Kesehatan, Menko PMK: Tetap Dilayani, tapi...

Bambang menjelaskan, dua gerbong LRT yang terlibat tabrakan bakal dievakuasi untuk selanjutnya diperbaiki di Kota Madiun. Terlebih, insiden tersebut terjadi saat kereta masih tahap uji coba yang merupakan bagian proses produksi Inka. ‘’Akan kami tarik kembali untuk diperbaiki di sini,’’ tuturnya.

Sekadar diketahui, pada Senin lalu sekitar pukul 13.00, dua gerbong LRT –nomor 29 dan 20- terlibat tabrakan di jalur Stasiun Ciracas-Harjamukti saat tengah menjalani uji coba. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya, seorang masinis mengalami luka ringan dan harus mendapat perawatan medis. (irs/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – PT Inka bergerak cepat. Perusahaan sepur itu langsung melakukan investigasi internal di lokasi kejadian menyusul insiden kecelakaan light rail transit (LRT) di Cibubur, Jakarta Timur, Senin lalu (25/10). ‘’Hasil sementara, kejadian tersebut disebabkan faktor human error,’’ kata Senior Manager PKBL, CSR, and Stakeholder Relationship PT Inka Bambang Ramadhiarto, kemarin (26/10). 

Bambang menuturkan, saat pengujian, seluruh fungsi sarana LRT nomor 29 tersebut dalam kondisi baik. Namun, operator yang melakukan uji dinamis diduga tidak segera melakukan pengereman ketika kereta hendak stabling (parkir). Akibatnya, menabrak trainset nomor 20 yang sedang terparkir. 

‘’Kejadian itu menurut kami murni kecelakaan kerja saat proses uji dinamis di lintasan. Uji dinamis itu merupakan kelanjutan dari proses produksi LRT oleh Inka,’’ bebernya sembari menyebut sejauh ini belum ada pool khusus trainset LRT Jabodebek hingga terpaksa diparkir di rel. 

Baca Juga :  Rel Bogowonto Kurang Panjang

Bambang menjelaskan, dua gerbong LRT yang terlibat tabrakan bakal dievakuasi untuk selanjutnya diperbaiki di Kota Madiun. Terlebih, insiden tersebut terjadi saat kereta masih tahap uji coba yang merupakan bagian proses produksi Inka. ‘’Akan kami tarik kembali untuk diperbaiki di sini,’’ tuturnya.

Sekadar diketahui, pada Senin lalu sekitar pukul 13.00, dua gerbong LRT –nomor 29 dan 20- terlibat tabrakan di jalur Stasiun Ciracas-Harjamukti saat tengah menjalani uji coba. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya, seorang masinis mengalami luka ringan dan harus mendapat perawatan medis. (irs/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/