Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Presiden Perintahkan BNPB Percepat Penanganan Longsor di Cilacap, 512 Personel dan 12 Alat Berat Dikerahkan

AA Arsyadani • Minggu, 16 November 2025 | 03:10 WIB

 

Longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB padaKamis (13/11), menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.
Longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB padaKamis (13/11), menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Jawa Pos Radar Madiun - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan tanggap darurat tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dilakukan dengan cepat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, sejumlah korban masih dalam pencarian.

"Presiden menyampaikan turut berduka. Beliau memerintahkan BNPB untuk bergerak ke lapangan dan membantu menyelesaikan penanganan longsor di Majenang hingga masa tanggap darurat selesai,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, Sabtu (15/11).

Dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap, Budi menyampaikan bahwa sebanyak 512 personel petugas gabungan telah dikerahkan, melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, serta berbagai organisasi relawan.

BNPB juga menambah jumlah alat berat menjadi delapan unit dan menurunkan anjing pelacak (K9) untuk mempercepat pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang.

"Kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan yang telah beroperasi melayani warga dan petugas SAR," kata Budi.

BNPB mengonfirmasi bahwa berdasarkan data dari posko darurat Majenang, hingga Jumat (14/11) malam tercatat ada 20 orang korban hilang yang masih dalam pencarian.

Operasi pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat medan yang sulit serta hujan intensitas sedang hingga ringan yang masih mengguyur, sehingga berpotensi menimbulkan longsor susulan.

Sementara itu, sejumlah keluarga yang tinggal di dekat pusat longsor sudah mengungsi ke lokasi yang lebih aman di bawah pendampingan tim petugas gabungan.

BNPB mengimbau warga tetap waspada karena hujan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih dapat terjadi hingga Minggu (16/11), terutama di kawasan cekungan Majenang yang rawan pergerakan tanah. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Longsor Cilacap #Presiden Prabowo #evakuasi longsor #majenang