Jawa Pos Radar Madiun - Epy Kusnandar, pemeran film yang kondang dengan perannya sebagai Kang Mus di sinetron Preman Pensiun, meninggal pada Rabu (3/12) pukul 14.24 WIB.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam di kalangan masyarakat.
Pria yang lahir Garut pada 1 Mei 1964 itu menjadi salah satu aktor karakter paling dikenal di Indonesia.
Sejak remaja ia aktif di dunia teater sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan formal di Institut Kesenian Jakarta.
Karier profesionalnya dimulai pada 1996 lewat perannya dalam sinetron 1 Kakak 7 Ponakan, yang kemudian membuka jalan ke film, FTV, dan serial televisi hingga hampir tiga dekade.
Karier Epy melintasi berbagai genre, dari drama, horor, komedi, hingga film aksi.
Perannya sebagai Muslihat dalam serial Preman Pensiun menjadi salah satu karakter paling kuat yang melekat pada dirinya. Namun, jauh sebelum itu, ia telah banyak tampil di sinetron populer, film layar lebar, hingga FTV.
Pada awal 2000-an ia bermain dalam film pendek Be Careful at Night!, lalu memasuki dunia film arus utama dengan deretan judul seperti:
The Raid 2: Berandal (Topan)
Headshot (Romli)
9 Summers 10 Autumns
Hijrah Cinta
Kabayan Jadi Milyuner
Get M4rried
Bangun Lagi Dong Lupus
Mengejar Malam Pertama
Operation Wedding
Ada Cinta di SMA
Partikelir
Perjamuan Iblis (Pak Arya)
Pasar Setan (Abah Agung)
Crazy, Stupid, Love (Allay)
Madu Murni
Selepas Tahlil (Hadi)
Mukidi (Martokapiran)
Penghargaan Epy Kusnandar
Meski sering tampil sebagai aktor komikal dan karakter pendukung, Epy tercatat meraih dua penghargaan bergengsi Festival Film Indonesia (FFI), sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas aktingnya.
Pada FFI 2012, ia memenangkan Pemeran Pendukung Pria FTV Terbaik melalui penampilannya dalam Maaf, Lebaran Ini Kami Tidak Pulang.
Dua tahun setelahnya, FFI 2014 kembali mengukuhkan bakatnya lewat kemenangan di kategori Pemeran Utama Pria FTV Terbaik untuk judul Miskin Susah, Kaya Susah.
Kemenangan ini semakin menegaskan kisahnya sebagai aktor yang mampu menghidupkan karakter dengan kedalaman emosional, bahkan dalam format FTV sekalipun. Deretan film, serial, dan penghargaan yang ia raih menjadi jejak yang akan selalu diingat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani