Jawa Pos Radar Madiun – Memasuki tahun baru 2026, kekhawatiran mengenai kenaikan tarif dasar listrik (TDL) kerap menghantui masyarakat.
Terutama bagi pelanggan rumah tangga bersubsidi yang sangat bergantung pada kestabilan harga energi.
Namun, Anda bisa bernapas lega. Pemerintah melalui PLN memastikan tarif listrik per 1 Januari 2026 tidak mengalami perubahan.
Kebijakan ini mempertahankan tarif lama guna menjaga daya beli masyarakat.
Bagi Anda pengguna daya 450 VA dan 900 VA, berikut adalah rincian harga token per kWh yang berlaku saat ini agar tidak salah hitung saat isi ulang.
Informasi didapat dari sumber resmi.
Baca Juga: Bojan Hodak Pilih Bungkam soal Wasit Jelang El Clasico Persib vs Persija, Ini Alasannya
Rincian Tarif Subsidi (450 VA & 900 VA)
Pelanggan kategori ini masih menikmati harga "miring" berkat subsidi pemerintah.
-
Golongan R-1/TR 450 VA: Rp 415 per kWh.
-
Golongan R-1/TR 900 VA: Rp 605 per kWh.
-
Golongan S-1/TR 450 VA (Sosial): Rp 325 per kWh.
-
Golongan S-1/TR 900 VA (Sosial): Rp 455 per kWh.
Hati-Hati, 900 VA Ada Dua Jenis!
Penting untuk dicatat, tidak semua pelanggan 900 VA mendapatkan subsidi. Ada kategori 900 VA-RTM (Rumah Tangga Mampu) yang tarifnya berbeda jauh dengan yang bersubsidi.
-
Golongan R-1/TR 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh.
Tarif Listrik Non-Subsidi (1.300 VA ke Atas)
Bagi pelanggan golongan menengah ke atas (non-subsidi), tarif penyesuaian (tariff adjustment) juga terpantau stabil di angka berikut:
Rumah Tangga:
-
1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh.
-
2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh.
-
3.500 - 5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh.
-
6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh.
Bisnis dan Pemerintah:
-
Bisnis (6.600 VA - 200 kVA): Rp 1.444,70 per kWh.
-
Pemerintah/PJU (6.600 VA - 200 kVA): Rp 1.699,53 per kWh.
-
Industri (> 200 kVA): Rp 1.114,74 per kWh.
Cara Beli dan Hitung Token
Mekanisme pembelian token listrik di tahun 2026 tidak berubah. Masyarakat tetap bisa membeli via aplikasi PLN Mobile, marketplace, atau gerai resmi lainnya.
Nominal rupiah yang Anda bayarkan akan dikonversi menjadi kWh sesuai tarif di atas. Pastikan Anda mengetahui golongan daya rumah Anda agar bisa memperkirakan berapa kWh yang akan didapat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani