Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Terbongkar, Dalang Kondang Mulyono yang Kena OTT KPK Ternyata Bos di 12 Perusahaan

Mizan Ahsani • Rabu, 11 Februari 2026 | 11:07 WIB
Kepala KPP Pratama Banjarmasin Mulyono ditetapkan tersangka usai terjerat OTT oleh KPK.
Kepala KPP Pratama Banjarmasin Mulyono ditetapkan tersangka usai terjerat OTT oleh KPK.

Jawa Pos Radar Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap fakta mencengangkan terkait kasus dugaan suap yang menjerat Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono.

Sosok yang dikenal publik sebagai dalang kondang ini ternyata tidak hanya piawai memainkan wayang kulit, tetapi juga "memainkan" jabatan.

KPK menemukan fakta bahwa Mulyono memiliki jabatan strategis di belasan perusahaan sekaligus saat masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa Mulyono tercatat merangkap jabatan sebagai Komisaris hingga Direksi di 12 perusahaan berbeda.

"Bisa merangkap jabatan sebagai direksi atau komisaris di sejumlah perusahaan, bahkan juga perusahaannya mencapai lebih dari 10. Ada 12 perusahaan," ungkap Budi, mengutip ANTARA.

Baca Juga: Kronologi Lengkap OTT Ketua dan Waket PN Depok, KPK Ungkap Terjadi Aksi Kejar-kejaran

Modus Layering dan Konflik Kepentingan

Temuan 12 perusahaan ini memicu kecurigaan penyidik KPK mengenai modus tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau penyembunyian aset.

KPK kini tengah mendalami apakah perusahaan-perusahaan tersebut sengaja dibentuk sebagai sarana layering (pemisahan/pelapisan) untuk menyamarkan hasil korupsi, atau justru digunakan untuk memanipulasi aspek perpajakan itu sendiri.

"Misalnya, menjadi layering ya untuk praktik-praktik dugaan tindak pidana korupsi, atau seperti apa? Itu nanti kami akan dalami, termasuk apakah perusahaan-perusahaan yang dibuat itu ada kaitannya dengan aspek perpajakan," tegas Budi.

Baca Juga: Rugi Kalau ke Jogja Cuma ke Malioboro! Ini 7 Destinasi Wisata Yogyakarta yang Lagi Populer

Kronologi OTT Skandal Pajak Sawit

Sebelumnya, Mulyono terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 4 Februari 2026.

Penangkapan sang dalang kondang ini terkait dengan dugaan suap dalam proses restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sektor perkebunan kelapa sawit.

Mulyono diduga "mengatur" agar pengajuan pengembalian kelebihan bayar pajak dari perusahaan sawit berjalan mulus dengan imbalan tertentu.

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini:

  1. Mulyono (MLY): Kepala KPP Madya Banjarmasin (Tersangka Penerima).

  2. Dian Jaya Demega (DJD): Pegawai Pajak KPP Madya Banjarmasin (Tersangka Penerima).

  3. Venasius Jenarus Genggor (VNZ): Manajer Keuangan PT Buana Karya Bhakti (Tersangka Pemberi).

Kasus ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan pejabat pajak yang seharusnya mengamankan pendapatan negara, namun justru diduga bermain mata dengan wajib pajak. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#dalang #wayang kulit #sawit #banjarmasin #ott kpk #wayang #mulyono #Kepala Kantor Pajak