Jawa Pos Radar Madiun – Libur panjang Imlek yang bertepatan dengan awal Ramadan diprediksi memicu kenaikan konsumsi energi.
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM maupun LPG di Jawa Timur dalam kondisi aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, seluruh infrastruktur distribusi sudah disiagakan untuk menghadapi lonjakan kebutuhan selama long weekend empat hari, 14–17 Februari 2026.
“Stok BBM dan LPG dipastikan aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan. Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut Ahad, pada momen perayaan hari besar, LPG menjadi produk yang paling banyak diburu masyarakat.
Karena itu, Pertamina menyiapkan penyaluran fakultatif atau tambahan di luar distribusi reguler.
“Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif,” terangnya.
Untuk layanan BBM, Pertamina juga melakukan build up stock sesuai kebutuhan.
Pengecekan sarana dan fasilitas SPBU dilakukan lebih intensif, termasuk pengawasan aspek Quantity and Quality (QQ).
Pertamina Patra Niaga menyiapkan penyaluran fakultatif LPG lebih dari 68 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Totalnya mencapai 1.096.295 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur.
Ahad mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pertamina memastikan stok energi dalam kondisi aman.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Jangan sampai kekhawatiran dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto