Jawa Pos Radar Madiun – Kesempatan emas bagi warga yang ingin kembali ke perantauan tanpa pusing memikirkan biaya transportasi. PT SUCOFINDO (Persero) resmi membuka pendaftaran program "Mudik Aman Berbagi Harapan 2026" khusus untuk arus balik menuju Jakarta.
Pendaftaran program ini dibuka serentak pada 27 Februari 2026 dengan kuota terbatas. Fasilitas arus balik gratis ini menggunakan moda transportasi bus dengan titik keberangkatan dari dua kota besar, yakni Semarang dan Surabaya.
"SUCOFINDO kembali memfasilitasi perjalanan arus balik yang aman dan nyaman bagi para pemudik untuk kembali ke Jakarta," tulis pengumuman resmi melalui akun @sucofindoofficial.
Rute dan Jadwal Keberangkatan
Bagi Anda yang berminat, perjalanan arus balik ini dijadwalkan berangkat pada 28 Maret 2026. Adapun rincian lokasinya adalah sebagai berikut:
• Rute Semarang: Keberangkatan dari Kantor SUCOFINDO Cabang Semarang menuju Graha SUCOFINDO Kantor Pusat, Jakarta.
• Rute Surabaya: Keberangkatan dari Kantor SUCOFINDO Cabang Surabaya menuju Graha SUCOFINDO Kantor Pusat, Jakarta.
Syarat dan Ketentuan Peserta
Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, PT SUCOFINDO menetapkan beberapa syarat utama bagi calon peserta:
• Pendaftaran Online: Calon peserta wajib melakukan pendaftaran secara online.
• Kapasitas Keluarga: Jumlah pendaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK) maksimal 4 orang.
• Dokumen Wajib: Mengunggah scan atau foto KTP/KIA serta Kartu Keluarga yang sah.
• Kesehatan: Peserta dipastikan sehat jasmani dan rohani.
• Verifikasi: Nomor ponsel yang didaftarkan wajib terhubung dengan aplikasi WhatsApp untuk proses koordinasi oleh admin.
• Larangan Ganda: Peserta tidak boleh terdaftar di program mudik gratis BUMN atau instansi lainnya.
Pihak panitia menegaskan bahwa pendaftaran akan langsung ditutup begitu kuota telah terpenuhi. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, dapat mengakses tautan resmi di bit.ly/ArusBalikSCI2026.
Mengingat tingginya antusiasme masyarakat pada program mudik BUMN setiap tahunnya, calon peserta diimbau untuk segera melakukan pendaftaran dan melengkapi dokumen persyaratan agar tidak kehabisan kursi. (*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani