Jawa Pos Radar Madiun - Keselamatan pemudik menjadi prioritas utama Korlantas Polri dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Tak sekadar mengatur rekayasa lalu lintas, kepolisian juga gencar mengampanyekan pesan "Mudik Tertib Ojo Kesusu" agar masyarakat tidak tergesa-gesa di jalan raya.
Pesan preventif tersebut ditegaskan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat melepas tim peliputan mudik Garuda TV dalam rangka Operasi Ketupat 2026, Selasa (10/3).
Baca Juga: Kapan Reset Season ML S39 ke S40? Ini Jadwal, Hadiah Skin, dan Penurunan Rank
Agenda strategis ini turut disaksikan oleh sejumlah petinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.
"Negara hadir dalam Operasi Ketupat tidak hanya untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Kita semua hadir untuk memastikan seluruh perjalanan, baik saat berangkat maupun kembali, berlangsung aman dan pemudik selamat sampai tujuan," tegas Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Guna menekan angka kecelakaan akibat kelelahan dan buru-buru, Kakorlantas mengajak pemudik meresapi pesan kultural dalam lagu Mudik Tertib Ojo Kesusu. Di sisi lain, Korlantas juga telah menyiagakan infrastruktur teknologi mutakhir untuk memantau pergerakan arus kendaraan secara real-time.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua itu menyoroti peran vital media massa sebagai mitra strategis kepolisian. Distribusi informasi yang cepat dan akurat dinilai sangat krusial, terutama yang berkaitan dengan kebijakan situasional seperti sistem One Way (satu arah) dan Contraflow (lawan arus).
Baca Juga: 13.077 PPPK Paruh Waktu di Jateng Dapat THR, Cair 13 Maret 2026
"Kami berharap media turut memantau titik-titik kepadatan, memberikan update kondisi rest area, serta mengedukasi pemudik untuk memaksimalkan jalur alternatif atau jalan arteri guna mengurai beban tol. Keselamatan adalah yang paling utama," pungkasnya. (*)
*Sayiddil Akbar Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura