Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H, Korlantas Polri melalui Polda Jatim resmi merilis jadwal rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan parah di jalan tol. Dua skema utama, yakni sistem Ganjil Genap (Gage) dan One Way (satu arah), akan diberlakukan di sejumlah ruas tol strategis mulai pertengahan Maret 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan volume capacity ratio jalan tol tetap terjaga, mengingat jumlah pemudik tahun ini diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Masyarakat pun diminta teliti dalam merencanakan waktu keberangkatan agar sesuai dengan nomor pelat kendaraan masing-masing.
Berikut adalah rincian jadwal rekayasa lalu lintas Mudik 2026:
1. Sistem Ganjil Genap (Gage)
• Arus Mudik (17 Maret - 20 Maret 2026): Berlaku mulai pukul 14.00 WIB di Tol Trans Jawa KM 47–414 dan Tol Tangerang–Merak KM 31–98.
• Arus Balik (23 Maret - 29 Maret 2026): Berlaku mulai pukul 00.00 WIB di Tol Trans Jawa KM 414–47 dan Tol Tangerang–Merak KM 98–31.
2. Sistem One Way (Satu Arah)
• Arus Mudik (17 Maret - 20 Maret 2026): Berlaku mulai pukul 12.00 WIB di Tol Trans Jawa KM 70–421. Kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tol akan ditutup sementara.
• Arus Balik (23 Maret - 29 Maret 2026): Berlaku mulai pukul 12.00 WIB di Tol Trans Jawa KM 421–70. Kendaraan menuju Semarang melalui gerbang tol akan ditutup sementara.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa jadwal ini bersifat situasional, bergantung pada diskresi kepolisian di lapangan jika terjadi kepadatan luar biasa. "Rencanakan perjalanan dengan baik, patuhi aturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan," imbau Humas Polda Jatim melalui keterangan resminya.
Bagi warga Madiun dan sekitarnya yang akan melakukan perjalanan jauh, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan saldo kartu tol mencukupi. Dengan persiapan matang, momen silaturahmi lebaran diharapkan dapat berjalan aman, nyaman, dan bahagia.(*)
*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani