Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejari Ngawi Awasi Program MBG dan KDKMP Senilai Rp 717 Miliar

A
Penulis: Asep Syaeful❯
Kejari Ngawi mengungkap empat perkara tipikor yang ditangani sepanjang 2025, satu di antaranya telah masuk eksekusi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Kejari Ngawi mengungkap empat perkara tipikor yang ditangani sepanjang 2025, satu di antaranya telah masuk eksekusi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Besarnya anggaran program nasional yang akan mengalir ke daerah membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi meningkatkan pengawasan.


Advertisement

Korps Adhyaksa memastikan pengawalan dan pendampingan hukum dilakukan agar program strategis tersebut berjalan sesuai tujuan.

‘’Fokusnya program nasional dengan alokasi dana besar,’’ kata Kepala Kejari Ngawi Adyantana Meru Herlambang.

Adyantana menjelaskan, program yang menjadi perhatian Kejari di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Advertisement

Kedua program tersebut dinilai membutuhkan pengawasan ketat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Anggaran yang dikelola melalui dua program itu tergolong fantastis.

Tercatat ada 36 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang diperkirakan mengelola dana sekitar Rp 500 miliar per tahun.

Advertisement

Selain itu, terdapat 217 desa dan kelurahan yang ditarget membangun KDKMP dengan alokasi sekitar Rp 1 miliar per desa, atau total Rp 217 miliar.

Dengan demikian, total anggaran MBG dan KDKMP di Kabupaten Ngawi mencapai Rp 717 miliar.

‘’Kami mendapat amanat untuk melakukan pengawalan dan pendampingan hukum di daerah,’’ ujarnya.

Menurut Adyantana, pendampingan hukum yang dilakukan Kejari bersifat preventif, bukan represif.

Pengawalan difokuskan pada pelaksanaan kegiatan hingga pengelolaan keuangan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‘’Tujuan pendampingan adalah memastikan tata kelola keuangan berjalan sesuai aturan,’’ ucapnya.

Melalui pengawalan hukum sejak awal, Kejari Ngawi berharap potensi penyimpangan dapat ditekan.

Selain itu, efektivitas program diharapkan terjaga, tidak hanya dari sisi serapan anggaran, tetapi juga dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

‘’Kami siap mendampingi agar program strategis nasional berjalan akuntabel dan transparan,’’ tandasnya. (sae/den)

Advertisement

Artikel Terkait

Baru Dibagikan, Empat Kendaraan KDKMP Alami Kecelakaan di Magetan

Baru Dibagikan, Empat Kendaraan KDKMP Alami Kecelakaan di Magetan

Empat armada KDKMP di Magetan mengalami kecelakaan saat distribusi. Satu unit bahkan terjun ke sungai di wilayah Desa Baron.

Target Beroperasi Desember, KDKMP Ngawi Siap Gandeng Pertamina hingga Bulog

Target Beroperasi Desember, KDKMP Ngawi Siap Gandeng Pertamina hingga Bulog

Pemkab Ngawi optimistis KDKMP beroperasi Desember 2026. Bupati Ony sebut proses verifikasi rampung dan siap gandeng BUMN penyokong komoditas.

Tim Mabes TNI Verval Koperasi Merah Putih di Madiun, Cek Administrasi hingga Bangunan

Tim Mabes TNI Verval Koperasi Merah Putih di Madiun, Cek Administrasi hingga Bangunan

Tim Mabes TNI memverifikasi Koperasi Merah Putih Desa Pagotan, Madiun, mulai administrasi, kondisi bangunan hingga fasilitas pendukung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer