
Jawa Pos Radar Ngawi – Perjalanan Muhammad Ridwan (MR), 16, menuju sekolah berakhir tragis.
Pelajar SMK asal Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, itu meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ngawi–Caruban kilometer 4-5, masuk Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Senin (2/6) pagi.
Korban mengendarai Honda Scoopy bernopol AE 6811 JAX saat kecelakaan terjadi.
Dua kendaraan lain yang terlibat yakni bus Barata bernopol AE 7401 UK yang dikemudikan Ari Wibowo, 35, warga Kecamatan Karangjati, serta truk Colt Diesel bernopol B 9199 UU yang dikemudikan Suli Handoyo, 34, warga Kabupaten Jombang.
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika mengatakan, korban mengalami benturan fatal setelah terjepit di antara bus dan truk yang melaju searah.
“Korban terjepit bus dan truk,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, ketiga kendaraan saat itu melaju dari arah timur menuju barat.
Posisi sepeda motor korban berada di belakang truk dan di depan bus.
Polisi menduga sopir bus kurang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
Akibatnya, bus menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban.



