‘’Kami berharap dukungan untuk PSDKU Polije,’’ kata Wakil Bupati (Wabup) Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Sabtu (14/1).
Antok, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa dukungan melalui meneruskan informasi hadirnya PSDKU Polije ke siswa maupun wali siswa. Juga, dua program studi (prodi) yang dibuka di tahap awal. Yakni, manajemen agroindustri dan manajemen informasi kesehatan.
‘’Dua prodi ini sudah dikaji dan diperhitungkan potensinya setelah selesai kuliah,’’ ujarnya.
Keinginan pemkab menghadirkan perguruan tinggi negeri (PTN) sudah muncul sejak 2015. Lobi-lobi ke sejumlah PTN dan Kemendikbudristek pun dilakukan. Perjuangan tersebut terbayar tahun ini. ‘’Proses yang dilakukan bertahun-tahun akhirnya terwujud,’’ tuturnya.
Pendidikan vokasi Polije diharapkan bisa menjembatani mahasiswa diterima pasar kerja. Semangat itu diklaim didukung penuh masyarakat Ngawi.
‘’Polije membekali keahlian akademik bagi generasi masa depan,’’ ujar Agus Riyanto, kabag akademik, kemahasiswaan, perencanaan, dan kerjasama Polije. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto