Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Batik Wahyu Ngawiyat Proses HAKI, DPPTK Ngawi Dorong Perajin Lokal Perkaya Motif Turunan

Asep Syaeful • Selasa, 2 April 2024 | 01:30 WIB

MENDUNIA: Rombongan Pemkab Ngawi bersama desainer lokal dalam acara Indonesia Fashion Week, Kamis (28/3) lalu.
MENDUNIA: Rombongan Pemkab Ngawi bersama desainer lokal dalam acara Indonesia Fashion Week, Kamis (28/3) lalu.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tak bisa dipungkiri, Pemkab Ngawi getol mengenalkan produk batiknya ke seluruh pelosok tanah air dan mancanegara.

Salah satunya rutin menggelar festival bertajuk Ngawi Batik Fashion. Bahkan, terbaru, batik khas Ngawi turut tampi dalam ajang Indonesia Fashion Week 2024.

Tidak tangung-tanggung, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono turut tampil dalam ajang bertaraf internasional tersebut bersama Ana Mursyida, istrinya.

Melalui ajang itu, Pemkab Ngawi berkeinginan menduniakan busana batik Wahyu Ngawiyat buatan tiga desainer lokal, yakniRhiana Putri, Tofa Anglo, dan Ulfa Mumtaza.

Kreativitas perajin batik di Bumi Orek-Orek tidak bisa dipandang sebelah mata. Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi mencatat 12 kelompok perajin batik di kabupaten ini.

Akan tetapi belum semuanya mampu berkembang. Lahirnya Wahyu Ngawiyat, sebagai batik khas Ngawi, diharapkan dapat mengakselerasi perkembangannya.

"Bentuk komitmen mengembangkan batik lokal agar dapat bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Kusumawati Nilam, Minggu (31/3).

Nilam mengatakan, kreativitas para perajin batik dirangsang melalui pelatihan dan workshop. Termasuk menyosialisasikan motif turunan batik Wahyu Ngawiyat.

Dengan begitu, mereka terdorong untuk memperkaya motif turunan lainnya.

"Motif Wahyu Ngawiyat sedang dalam proses HAKI,’’ ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa desainer asal Ngawi diundang dalam Indonesian Fashion Week. Event itu secara tidak langsung mengangkat nama perajin batik di Ngawi.

Sebab karya mereka tampil di panggung internasional. "Melihat motif Wahyu Ngawiyat ini berarti memandang Ngawi,’’ ucapnya.

Nilam menambahkan, Wahyu Ngawiyat merupakan miniatur Ngawi yang mencermikan potensi dan eksistensi.

Khususnya potensi daerah dalam bidang agraris. Seperti padi, jati, buah, cengkih, teh, dan bambu. Selain itu, polo kependhem, polo gumantung, dan bunga-bungaan.

"Melalui Wahyu Ngawiyat bisa dilihat juga ragam kesenian, folklore, spiritual, kosmologi gunung, kekayaan sejarah, kuliner, dan berbagi aspek sosial lainnya,’’ urainya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#batik #Wahyu Ngawiyat #indonesia fashion week #ony anwar harsono #ngawi