NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Busana batik Wahyu Ngawiyat tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2024.
Ada fakta membanggakan terselip dari produk batik asli Ngawi itu mengundang takjub penonton yang menghadiri even bertaraf Internasional tersebut.
Siapa sangka, jika ada campur tangan kreatif pelajar kelas XII SMKN 1 Kasreman, Ngawi, dalam busana batik tersebut.
Empat siswa mengkreasikan batik khas Ngawi itu menjadi busana yang indah dan menawan yang membuat sejumlah penonton terperangah.
"Sangat membanggakan karena karya anak-anak bersanding dengan kreasi para desainer nasional,’’ kata Sevi Andri Astuti, ketua kompetensi jurusan tata busana SMKN 1 Kasreman, Rabu (17/4).
Sevi menyebut empat siswi mengkreasikan batik Wahyu Ngawiyat menjadi delapan busana yang elegan.
Mereka adalah Vera Ayunawati, Devita Maharani, Reva Anggun Bintang Restiana, dan Amik Yuni Ningsih.
Desainnya dinamakan D’Srambang dengan proses pembuatan dibantu Mariatul Kiptiyah, guru SMKN 1 Kasreman.
"Ajang IFW ini sekaligus launching batik merk Lusbech SMKN 1 Kasreman,’’ ujarnya.
Sevi menerangkan, desain D'Srambang bercorak warna-warni yang mengangkat ikon wisata Ngawi. Proses pembuatannya dilakukan sejak Februari lalu.
"Sekolah memberikan apresiasi karena nama SMKN 1 Kasreman dikenal luas lewat IFW,’’ tuturnya. (rio/cor/*)
PRESTASI SMKN 1 KASREMAN DUA TAHUN TERAKHIR
2023
- Desainer busana di Jakarta Muslim Fashion Week yang digelar Kementerian Perdagangan
- Juara II tanding kelas D SMA Putra 52 kg ajang Kejuaraan Pencak Silat Bumi Pamungkas tingkat nasional
- Juara I lomba Albanjari dan Habsy se-Ngawi
- Juara II lomba kreasi busana jenjang SMA/SMK tingkat kabupaten
- Juara II dan III lomba C2FN kompetisi busana tingkat provinsi
- Juara I tanding kelas B putra dan kelas H putri ajang kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten
2024
- Juara III lomba kewirausahaan tingkat kabupaten
- Juara II LKS desain grafis tingkat kabupaten
(Sumber: SMKN 1 Kasreman)
Editor : Budhi Prasetya