NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah hiasan yang sengaja dipasang untuk mempercantik pedestrian Yos Sudarso, Ngawi, jadi korban vandalisme.
Tangan jahil orang tak bertanggung jawab itu meninggalkan coretan di perut patung sapi penarik pedati itu.
Selain gambar, coretan vandalisme itu juga berupa tulisan. Goresan spidol warna hitam itu terlihat jelas di patung sapi pada bagian perut yang bercat putih itu.
Alhasil, hiasan yang bertujuan untuk mempercantik kawasan pedestrian itu menjadi tak sedap dipandang mata.
"Coretan ini bikin fasilitas umum menjadi tidak indah,’’ kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Ngawi Arief Setiyono, Selasa (23/7).
Tangan-tangan jahil tampaknya bergentayangan di Trotoar Yos Sudarso. Sebab satpol PP mendapati laporan bukan hanya aksi corat-coret fasilitas umum (fasum).
Tapi juga ada pemindahan letak batu hiasan ke lain tempat. Korps penegak perda meminta keterlibatan masyarakat tatkala mengetahui aksi tidak terpuji tersebut.
"Jika ada yang lihat tapi tidak berani mengingatkan pelakunya, segera lapor ke kami,’’ pintanya.
Arief mengaku akan berkoordinasi dengan dua perangkat daerah terkait aksi vandalisme ini.
Keduanya, dinas lingkungan hidup (DLH) serta dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK).
Pihaknya juga akan melakukan patroli untuk mencegah aksi lanjutan tangan-tangan jahil.
"Patroli khususnya malam hari karena banyak yang nongkrong,’’ ujarnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya