Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Prioritaskan Pembangunan Jalan, Pemdes Gembol Serius Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Mizan Ahsani • Sabtu, 21 September 2024 | 17:00 WIB
BANGUN JALAN: Pemdes Gembol, Kecamatan Karanganyar, memprioritaskan pembangunan jalan desa. (PEMDES GEMBOL)
BANGUN JALAN: Pemdes Gembol, Kecamatan Karanganyar, memprioritaskan pembangunan jalan desa. (PEMDES GEMBOL)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Desa Gembol yang terletak di sisi paling utara Kecamatan Karanganyar berisiko menjadi desa terisolir jika akses jalan tidak memadai.

Untungnya, pada periode pemerintahan desa sekarang, program pembangunan fisik berupa jalan menjadi prioritas.

Dampaknya, mobilitas warga semakin mudah, termasuk dalam perkembangan perekonomian.

"Konsentrasi program kerja Pemdes ke pembangunan jalan karena bisa mendukung banyak perubahan positif bagi desa," ujar Kepala Desa Gembol Parwi.

Hingga saat ini, sekitar 70 persen pembangunan jalan di wilayah tersebut telah direalisasikan oleh Pemdes setempat.

Sisanya akan dilanjutkan sesuai perencanaan untuk tahun 2025 mendatang.

Beberapa prioritasnya adalah jalan pertanian, yang memang memerlukan penanganan segera.

"Kondisi jalan pertanian sebelumnya menyulitkan angkutan, sehingga biaya yang dikeluarkan petani menjadi lebih mahal," terangnya, sembari menambahkan bahwa hal ini berimbas pada berkurangnya keuntungan petani.

Parwi menekankan pentingnya dukungan jalan bagi masyarakat Gembol, mengingat jarak dari desa ke jalan raya cukup jauh.

Pemdes juga mendorong Pemkab Ngawi melalui OPD terkait untuk mempercepat pembangunan jalan utama, yang memang menjadi kewenangan Pemkab.

"Kami menunggu beberapa titik yang akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum," katanya.

Titik-titik tersebut berada di wilayah utara, di Dusun Sentul dan Dusun Teteng.

LEBIH KUAT: Jalan desa dibangun dengan cor beton menyesuaikan kondisi dan kultur tanah gerak di wilayah Gembol. (PEMDES GEMBOL)
LEBIH KUAT: Jalan desa dibangun dengan cor beton menyesuaikan kondisi dan kultur tanah gerak di wilayah Gembol. (PEMDES GEMBOL)

Jika pembangunan jalan utama telah terealisasi, tindak lanjut untuk jalan di sejumlah titik lain di dusun tersebut dapat segera dilaksanakan.

"Itu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam kemudahan jarak tempuh angkutan pertanian dan akses ekonomi," jelasnya.

Jalur tersebut menghubungkan Dusun Sentul dengan Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren.

Kades menjelaskan bahwa selama ini, melalui jalan lama, jarak tempuh kendaraan dari Desa Gembol ke Desa Sidolaju sejauh 12 kilometer.

Dengan adanya pembangunan jalan PU di wilayah Dusun Sentul, jarak tersebut hanya sekitar 5 kilometer. "Kami berharap agar jalan di wilayah ini segera dicor," harapnya.

Jarak angkut yang jauh selama ini berdampak pada harga sejumlah komoditas dan bahan pangan di Gembol yang dianggap lebih tinggi.

Dengan akses yang lebih dekat, diharapkan harga dapat ditekan, sehingga daya beli masyarakat meningkat.

"Contohnya, harga jagung yang normalnya Rp 3.000 bisa mencapai Rp 4.000 per kilogram jika sampai di sini," ungkapnya.

Selain dampak ekonomi, kendala lain yang sering dialami warga adalah akses fasilitas kesehatan.

Kades menyebutkan bahwa jalan poros di dusun tersebut masih berupa tanah, sehingga saat musim hujan, wilayah ini benar-benar terisolasi.

"Dulu, ada warga yang terpaksa diangkut pakai traktor untuk berobat karena kendaraan roda empat atau motor tidak bisa lewat," terangnya. (rio/naz/*)

 

Editor : Mizan Ahsani
#pembangunan #karanganyar #ngawi #desa #jalan #akses