Jawa Pos Radar Ngawi – Industri manufaktur sepatu asal Taiwan segera hadir di Ngawi.
Pabrik milik PT Chung Jye Indonesia yang tengah dibangun di Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, ditarget mampu menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja lokal.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, investasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menitikberatkan pada ekonomi berbasis lapangan kerja dan ramah lingkungan.
‘’Investasi ini bukan sekadar bisnis, tapi untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,’’ ujarnya, Kamis (30/10).
Ony menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan keberlanjutan sektor pertanian.
‘’Ngawi dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Karena itu, setiap investasi harus tetap mendukung keberlanjutan lingkungan dan produktivitas pertanian,’’ tandasnya.
Sementara itu, Direktur PT Chung Jye Indonesia Liu An Zhe menyebutkan bahwa pembangunan pabrik di Ngawi merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan produksi global.
‘’Pabrik ini akan menjadi basis produksi berstandar internasional dengan menonjolkan inovasi dan keberlanjutan lingkungan,’’ jelasnya.
Perusahaan asal Taiwan tersebut menargetkan pabrik di Ngawi menjadi jembatan ekonomi antara potensi lokal dan pasar ekspor.
‘’Kami ingin berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang baru bagi tenaga kerja Indonesia,’’ imbuh Liu. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto