Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kanang: Limbah Dapur MBG Sudah Cemari Sawah Petani Ngawi

Asep Syaeful • Selasa, 4 November 2025 | 15:10 WIB
Anggota DPR RI Budi Sulistyono Kanang meninjau saluran irigasi di belakang SPPG Al Azhar di Desa Jambangan, Paron, kemarin (3/11). ASEP SYAEFUL BACHRI/RADAR NGAWI
Anggota DPR RI Budi Sulistyono Kanang meninjau saluran irigasi di belakang SPPG Al Azhar di Desa Jambangan, Paron, kemarin (3/11). ASEP SYAEFUL BACHRI/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi - Anggota DPR RI dari Dapil VII Budi Sulistyono Kanang turun gunung.

Mantan bupati Ngawi itu meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al Azhar di Desa Jambangan, Kecamatan Paron, kemarin (3/11).

Kunjungan tersebut menyusul keluhan warga dan viralnya video dugaan pembuangan limbah cair dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ke saluran irigasi yang bermuara ke lahan pertanian.

“Ini sudah mengganggu karena mencemari air sawah petani,” tegas Kanang.

Dia menilai permasalahan utama terletak pada perencanaan dapur MBG yang tidak matang. Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dinilai tidak sesuai standar.

“Saya melihat dapur ini tidak direncanakan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, pemilik dapur hanya berfokus pada kegiatan memasak dan distribusi makanan tanpa memperhitungkan aspek lingkungan.

Termasuk sumber air untuk memasak dan pembuangan limbah dari ribuan ompreng yang dicuci setiap hari.

“Mereka menganggap saluran air bisa jadi alternatif pembuangan limbah. Padahal, itu bisa mencemari saluran irigasi dan berdampak ke tanaman padi,” jelasnya.

Kanang menyebut lemahnya koordinasi antarlembaga sebagai akar masalah.

Seharusnya, pengelola dapur MBG berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) sebelum beroperasi.

“Semua industri makanan harus punya sistem pengelolaan limbah yang benar dan izin yang jelas agar tidak mencemari lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, Wibiseno, perwakilan petani setempat, mengaku resah dengan dampak limbah yang mencemari lahan mereka.

“Tanaman jadi tidak tumbuh normal, tanah berbau selokan, dan air sumur berbau sabun,” keluhnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#DKPP Ngawi #Irigasi Sawah #Paron #lingkungan #Budi Sulistyono Kanang #ipal #DPR RI #limbah cair #MBG Ngawi #ngawi #SPPG Al Azhar #dlh ngawi