Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Keracunan MBG Ngawi, Ini Pengakuan Fakta Siswa SMPN 2 Kedunggalar dengan 37 Murid Mengalami Mual Muntah dan Pusing

Asep Syaeful • Kamis, 27 November 2025 | 03:26 WIB
Seorang siswa SMPN 2 Kedunggalar, Ngawi, keracunan setelah makan menu MBG pada 26 November 2026.
Seorang siswa SMPN 2 Kedunggalar, Ngawi, keracunan setelah makan menu MBG pada 26 November 2026.

Jawa Pos Radar Madiun - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menelan korban. Beberapa waktu lalu, keracunan MBG dialami puluhan siswa di Kecamatan Sine, Ngawi.

Sementara Rabu (26/11) giliran puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, yang diduga mengalami kejadian serupa.

SMPN 2 Kedunggalar menjadi salah satu lembaga pendidikan yang terdampak. Ini cerita pengakuan Aringga Indra Permadi, salah seorang siswa setempat yang nyaris bernasib malang seperti puluhan teman-temannya.

Pagi itu, Aringga bersama sejumlah teman menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasa di kelas VIII B. Guru memberi penjelasan materi, siswa duduk menyimak di bangku masing-masing.

Seiring berjalan waktu, bel istirahat berbunyi. Sejurus kemudian, beberapa siswa tampak menenteng ompreng program makan bergizi gratis (MBG). Pemandangan yang mulai lumrah dilihat sejak Senin (24/11).

Satu per satu siswa lantas mendapat masing-masing satu nampan berisi menu makan. Tak terkecuali Aringga.

Karena sudah cukup merasa lapar, Aringga segera membuka jatah MBG miliknya. Ada sekepal nasi, telur puyuh bumbu kuning, tumis wortel-labu siam, pisang, dan susu.

Alih-alih menyantap makanan sehat, hal sebaliknya malah yang didapat. Hidung Aringga mencium bau tak sedap.

Setelah itu, dia membolak-balik menu tersebut. Gerakan sendok di tangannya berhrnti setelah menyentuh telur puyuh.

Aringga mulai waswas. Dia lantas menjumput telur itu. Alhasil, terasa tekstur lengket di ujung jarinya. Ada lendir di antara jempol dan jari telunjuknya.

Pikiran Aringga sedikit terganggu dengan apa yang dialami. Dia lalu tengok kanan dan kiri. Beberapa teman menyantap MBG. Aringga memberanikan diri untuk mencicipi makanan di hadapannya.

Kekhawatiran Aringga terbukti. Lidahnya mencecap rasa tak enak seperti makanan yang sudah basi. Akhirnya, dia memilih membuang MBG jatahnya.

"Bau tak enak, berlendir, rasanya tidak enak," kata Aringga kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Aringga baik-baik saja. Namun, tidak dengan beberapa temannya nekat menyantap MBG hari itu.

Selang satu jam, teman-temannya mengeluh sakit perut, mual, pusing. "Ada dua ambulans tadi yang jemput, total ada puluhan (teman keracunan, Red),’’ ungkap Aringga.

Data terbaru, ada tiga pembaga pendidikan lagi di Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, yang diduga keracunan MBG seperti di sekolah Aringga.

Informasi yang berhasil dihimpun, ada 37 siswa SMPN 2 Kedunggalar yang keracunan. Mereka kini dirawat di puskesmas terdekat. (sae/den)

Editor : Deni Kurniawan
#keracunan #menu #SMPN 2 Kedunggalar #MBG Ngawi #ngawi #Mbg #siswa #keracunan mbg