Jawa Pos Radar Ngawi – Antrean panjang kendaraan di SPBU Jalan PB Sudirman, Kelurahan Margomulyo, memicu kemacetan di jalur arteri kota.
Lonjakan pengisian solar membuat antrean meluas hingga ke badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengungkapkan bahwa Satreskrim langsung turun melakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Pengecekan dilakukan tidak hanya pada penyebab antrean, tetapi juga pemeriksaan gelas ukur, kualitas BBM, serta pengaturan alur kendaraan,” ujarnya, Selasa (2/12).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pelayanan SPBU tetap lancar dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas.
Pengelola SPBU juga diminta mengatur alur antrean agar kendaraan tidak meluber ke jalan raya.
“SPBU harus mengatur antrean agar tidak mengganggu arus lalu lintas, terutama jalur padat,” tegas Charles.
Dari hasil pengecekan, kemacetan disebabkan permintaan solar yang meningkat tajam, sementara suplai tahunan dari Pertamina mulai menipis.
Dari total jatah 1.841 kiloliter, sekitar 1.704 kiloliter sudah tersalurkan.
Kondisi itu membuat kendaraan roda empat, terutama truk dan mobil barang, menumpuk di akses SPBU.
“Pengelola menyampaikan bahwa pembatasan penyaluran dilakukan karena stok solar berkurang,” jelasnya.
Pemeriksaan visual memastikan bahwa BBM tidak tercampur air atau kontaminan lain, sehingga kualitasnya masih sesuai standar.
Kapolres menegaskan pengawasan terhadap seluruh SPBU di Ngawi akan diperketat.
“Kami akan cek rutin SPBU-SPBU untuk memastikan distribusi BBM lancar dan tidak terjadi kemacetan seperti ini lagi,” tutupnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto