Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bawa Semangat Ngawi Ramah, Luthfiani Nurul dari SDN Pangkur 3 Ajarkan Jurus Ampuh Inni Shaim

Redaksi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:45 WIB
Luthfiani Nurul Azwannisa, finalis Festival Dai Cilik 2026 dari SDN Pangkur 3, Ngawi.
Luthfiani Nurul Azwannisa, finalis Festival Dai Cilik 2026 dari SDN Pangkur 3, Ngawi.

Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan enerjik dan sarat kearifan lokal disuguhkan oleh peserta ke-16, Luthfiani Nurul Azwannisa, di panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026.

Siswi dari SDN Pangkur III ini tampil dengan penguasaan panggung yang matang di Atrium Suncity Mall Madiun, Sabtu (14/2).

Intonasi suaranya yang jelas, lantang, dan ekspresif membuat setiap pesan yang disampaikannya mudah diterima oleh ratusan hadirin.

Sindir yang Cuma Pikirkan Buka dan Sahur

Luthfiani membuka tausiyahnya dengan pertanyaan menohok namun jenaka.

"Ngomongin Ramadan, apa sih yang ada di pikiran kita? Buka dan sahur saja?" tanyanya kepada audiens.

Ia menegaskan bahwa esensi Ramadan bukan sekadar urusan perut, melainkan momentum memperbaiki akhlak dengan meneladani Rasulullah.

Baca Juga: Safira Aulia Husna dari MI Al Afkar Buka Dakwah dengan Lagu Jenaka, Ingatkan Sedekah Secepat Angin

Jurus Anti-Marah: "Inni Shaim"

Salah satu poin menarik dari Luthfiani adalah tips menahan amarah bagi anak-anak.

Ia mencontohkan kebiasaan teman sebayanya yang mudah mengeluh saat diberi tugas atau marah saat tak sengaja tersenggol teman.

Solusinya? Ia mengajak hadirin mempraktikkan jurus “inni shaim, inni shaim” (sesungguhnya aku sedang berpuasa) setiap kali emosi hendak meledak.

"Rasulullah ketika puasa tidak hanya menahan lapar, tapi juga menjaga lisan dari mencaci maki," tegasnya.

Gaungkan "Ngawi Ramah" Lewat Lagu Jawa

Tak lupa akan asalnya, Luthfiani membawa semangat daerahnya ke atas panggung. Ia mengaitkan akhlak kasih sayang Rasulullah dengan semboyan "Ngawi Ramah".

Suasana semakin hidup ketika ia membawakan lagu Jawa secara interaktif, mengajak penonton untuk tetap ramah, santun, dan peduli sosial.

Terlebih mengingat banyaknya bencana alam belakangan ini.

"Meneladani akhlak Rasulullah bukanlah hal yang menakutkan, melainkan membanggakan," tutup Luthfiani di akhir penampilannya. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#Festival Dai Cilik 2026 #bulan ramadhan #puasa #ngawi #rasulullah