Jawa Pos Radar Ngawi – Hujan deras yang turun sejak Sabtu (14/2) malam membuat Sungai Buntung di Kecamatan Paron, Ngawi, meluap.
Dampaknya tak hanya banjir, tetapi juga merusak fasilitas umum hingga rumah warga.
Kerusakan terparah terjadi di Dusun Kluweng, Desa Jeblogan.
Bangunan penahan jembatan penghubung Dusun Kluweng dan Dusun Sumbersari jebol.
Akses antar dusun pun terputus total.
“Aktivitas warga terganggu,” kata Kepala Dusun Kluweng Maryono, kemarin (15/2).
Maryono menjelaskan, penahan jembatan tidak mampu menahan debit air yang meningkat drastis.
Sejak jembatan jebol, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif.
“Warga harus memutar dengan jarak lebih dari satu kilometer,” ujarnya.
Banjir juga merusak rumah Misinah, 57, warga Desa Sirigan, Paron.
Rumah perempuan itu diterjang arus banjir yang datang tiba-tiba.
Beruntung, warga sekitar segera mengevakuasi Misinah sebelum kondisi membahayakan.
Namun, sebagian besar barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.
“Banjirnya datang mendadak. Waktu air masuk, langsung kami selamatkan,” ujar Sumadi, tetangga korban.
Selain jembatan di Desa Jeblogan, banjir juga merusak bangunan penahan jembatan di Desa Sirigan.
Hingga kemarin, BPBD Ngawi masih melakukan pendataan kerusakan akibat banjir di wilayah Kecamatan Paron. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto