Jawa Pos Radar Ngawi – Jembatan penghubung Desa Ngrambe dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, putus total setelah diterjang banjir, Selasa (24/2) pagi.
Akibatnya, akses warga tersendat dan jaringan pipa air bersih milik PDAM ikut rusak.
Parmi, 52, warga setempat, mengatakan kerusakan jembatan sebenarnya sudah terlihat sejak banjir sebelumnya.
Jalur tersebut merupakan akses utama pelajar menuju SMP Negeri 3 Ngrambe.
’’Warga harus memutar, termasuk anak sekolah,’’ ujarnya.
Warga lain, Sugeng Riyanto, 45, menambahkan banjir tidak hanya memutus akses jalan, tetapi juga merusak pipa air PDAM yang melintas di jembatan.
Dampaknya, pasokan air bersih ke Desa Sidomulyo terganggu.
’’Pipa air PDAM rusak, akhirnya warga kesulitan air bersih,’’ katanya.
Menurutnya, warga sebelumnya telah melaporkan kondisi jembatan yang mulai rusak kepada pemerintah desa.
Namun, sebelum dilakukan perbaikan, jembatan lebih dulu ambrol.
Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Partoyo menjelaskan, robohnya jembatan dipicu derasnya arus akibat hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan luapan air.
’’Jembatan tidak mampu menahan derasnya aliran sehingga akhirnya putus,’’ jelasnya.
BPBD bersama pemerintah desa kini berkoordinasi menyiapkan jembatan darurat sementara agar mobilitas warga kembali normal. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto