Jawa Pos Radar Ngawi – Puting beliung menerjang Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Senin (2/3) siang.
Dalam hitungan menit, puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Warga sempat berteriak “Cleret Tahun” saat melihat pusaran angin turun dari langit.
Namun angin tetap menghantam permukiman dan merusak atap rumah.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 14.00.
Terjangan angin berlangsung kurang lebih lima menit.
’’Hasil asesmen sementara terdapat 45 rumah warga yang mengalami kerusakan,’’ ujar Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Partoyo.
Rinciannya, di RT 004/RW 004 sebanyak 25 rumah mengalami rusak ringan.
Sedangkan di RT 005/RW 004 terdapat 13 rumah rusak ringan dan tujuh rumah rusak sedang.
Kerusakan mayoritas terjadi karena genting rumah beterbangan serta beberapa dinding kayu roboh.
Selain merusak permukiman, pohon tumbang juga sempat menutup akses Jalan Raya Padas–Pangkur di Desa Tambakromo.
Vilia Nurkholisah, salah satu warga, mengaku tidak sempat menyelamatkan barang karena kejadian berlangsung sangat cepat.
’’Mau keluar tidak bisa, tiba-tiba genting sudah rontok semua. Alhamdulillah tidak ada korban,’’ ujarnya.
Pasca-kejadian, tim gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga melakukan pembersihan material pohon tumbang sekaligus pendataan kerusakan.
Hingga kini asesmen lanjutan masih dilakukan untuk menghitung total kerugian. (sae/her)
Editor : Hengky Ristanto