Bawa Konsep Reog Ponorogo, Ganesha Dance Curi Perhatian di AQUA DBL Dance 2026 East Java-West

Jawa Pos Radar Madiun – Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-West di GOR Wilis, Kota Madiun, kembali semarak pada hari kedua, Selasa (25/8).
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Ganesha Dance SMAN 1 Ponorogo.
Tim dance asal Kota Reog itu tampil penuh energi dan percaya diri. Balutan outfit bernuansa pink dan biru membuat penampilan mereka terlihat ceria, kekinian, sekaligus eye-catching.
Namun, bukan sekadar kostum modern yang mereka bawa ke panggung. Ganesha Dance menyisipkan identitas lokal melalui aksesori bernuansa batik dengan model Reog Ponorogo.
Kapten Ganesha Dance, Reisha Aurelia Az Zahra atau Aurel, mengatakan konsep tersebut sengaja dirancang untuk mempertemukan budaya lokal dengan karakter generasi muda masa kini.
“Kami kolaborasi budaya lokal dan kostum kekinian ala Gen Z. Justru itu membuka jalan bagi generasi kami untuk mengenal budaya dari berbagai cara yang menarik,” ujar Aurel.
Baca Juga: Menang Telak 11-1, SMA ST Agustinus Kediri B Tembus Semifinal AZA 3x3 Competition 2026
Reog Ponorogo Dibawa ke Panggung Modern
Pemilihan warna pink dan biru bukan tanpa alasan. Ganesha Dance ingin menghadirkan sisi centil, ceria, dan modern yang dekat dengan karakter Gen Z.
Di tengah konsep tersebut, unsur Reog Ponorogo tetap menjadi identitas utama yang ingin mereka sampaikan kepada penonton AQUA DBL Dance 2026 East Java-West.
Aurel menilai mengenalkan budaya tidak harus selalu dilakukan melalui pertunjukan tradisional secara utuh. Unsur budaya dapat dikemas melalui pendekatan lain selama nilai dan identitasnya tetap terjaga.
Gagasan itulah yang kemudian dituangkan Ganesha Dance lewat koreografi, kostum, dan aksesori.



