Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Breaking News: Gempa M 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Terasa hingga Madiun dan Solo

R
Penulis: Redaksi❯
Gempa melanda Pacitan, Jumat (6/2) dini hari.
Gempa melanda Pacitan, Jumat (6/2) dini hari.

Jawa Pos Radar Madiun – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari.


Advertisement

Berdasarkan informasi awal BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 01.06 WIB.

Adapun pusat gempa berada di 89–90 km tenggara Pacitan, pada koordinat sekitar 8,98 LS dan 111,17 BT, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG juga menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Getaran Terasa hingga Madiun, Magetan, dan Solo

Guncangan gempa tidak hanya dirasakan warga Pacitan, namun juga terasa hingga sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Advertisement

Beberapa warga melaporkan getaran terasa hingga Madiun, Magetan, dan Solo, bahkan memicu kepanikan karena durasi guncangan dinilai cukup lama.

Momen gempa dini hari itu langsung menjadi perbincangan di media sosial.

Sejumlah warganet mengaku terbangun dari tidur karena guncangan yang terasa jelas.

Advertisement

Tidak sedikit pula yang langsung beramai-ramai mengabarkan situasi melalui WhatsApp Story, Instagram, hingga platform media sosial lainnya.

BMKG mengimbau masyarakat tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. (naz)

Advertisement

Artikel Terkait

Update Gempa NTT: Tsunami Sempat Terdeteksi 0,94 Meter, Peringatan Berakhir

Update Gempa NTT: Tsunami Sempat Terdeteksi 0,94 Meter, Peringatan Berakhir

Gempa M 7,7 mengguncang Nagekeo, NTT. Tsunami sempat terdeteksi hingga 0,94 meter sebelum BMKG menyatakan potensi tsunami berakhir.

Tepis Isu Liar, BMKG Pastikan Gempa M 7,7 Laut Sulawesi Dipicu Subduksi Lempeng Filipina, Bukan Megathrust

Tepis Isu Liar, BMKG Pastikan Gempa M 7,7 Laut Sulawesi Dipicu Subduksi Lempeng Filipina, Bukan Megathrust

BMKG memastikan gempa M 7,7 dan tsunami mikro di Laut Sulawesi dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina, bukan berasal dari zona megathrust.

Resmi: BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Gempa Laut Sulawesi, Gelombang Tertinggi 75 Cm Terjang Talengen

Resmi: BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Gempa Laut Sulawesi, Gelombang Tertinggi 75 Cm Terjang Talengen

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani resmi mencabut peringatan dini tsunami pascagempa Laut Sulawesi usai gelombang setinggi 75 sentimeter sempat menerjang pesisir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer