Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produksi Ikan Pacitan Anjlok, Cuaca Ekstrem Jadi Penyebab

N
Penulis: Nur Cahyono❯
Aktivitas nelayan Pacitan menurun akibat cuaca ekstrem, berdampak pada turunnya produksi perikanan tangkap tahun 2025. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Aktivitas nelayan Pacitan menurun akibat cuaca ekstrem, berdampak pada turunnya produksi perikanan tangkap tahun 2025. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Advertisement

Jawa Pos Radar Pacitan – Status Pacitan sebagai lumbung ikan di Jawa Timur mulai tergerus.

Produksi perikanan tangkap sepanjang 2025 anjlok signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Data Dinas Perikanan (Diskan) Pacitan mencatat, total produksi 2025 hanya mencapai 8.496 ton.

Advertisement

Terdiri dari tangkapan laut 7.674 ton dan perairan umum daratan (PUD) 821 ton.

Angka itu turun jauh dari 2024 yang mencapai 11.091 ton. Rinciannya, 10.219 ton berasal dari laut dan 871 ton dari PUD.

Kepala Diskan Pacitan Nanang Hardwijono menyebut, faktor cuaca menjadi penyebab utama turunnya produksi.

Advertisement

“Tahun 2025 kemaraunya basah, intensitas hujan tinggi. Di darat mungkin naik, tapi di laut justru turun,” ujarnya, kemarin (27/4).

Curah hujan tinggi memicu gelombang besar dan kondisi perairan tidak stabil. Dampaknya, aktivitas melaut nelayan tidak optimal sepanjang tahun.

Selain cuaca, faktor lain ikut berpengaruh. Di antaranya aktivitas survei seismik laut oleh Pertamina Hulu Energi di perairan selatan Pacitan.

Kegiatan tersebut menyebabkan puluhan rumpon nelayan terpotong.

Advertisement

Artikel Terkait

Sekali Melaut Nelayan Pacitan Bawa 5 Ton Albakora, Tangkapan Naik Dua Kali Lipat

Sekali Melaut Nelayan Pacitan Bawa 5 Ton Albakora, Tangkapan Naik Dua Kali Lipat

Musim albakora membawa berkah bagi nelayan Pacitan. Sekali melaut sekitar 10 hari, satu kapal besar bisa membawa pulang lima ton ikan.

Nelayan Pacitan Tewas di Tengah Laut, Diduga Kena Serangan Jantung

Nelayan Pacitan Tewas di Tengah Laut, Diduga Kena Serangan Jantung

Nelayan asal Desa Purworejo, Pacitan, meninggal saat menarik jaring ikan di tengah laut. Korban diduga mengalami serangan jantung.

Kebakaran di Kabupaten Madiun Tembus 120 Kasus, Bupati Ingatkan Bahaya El Nino

Kebakaran di Kabupaten Madiun Tembus 120 Kasus, Bupati Ingatkan Bahaya El Nino

Kebakaran di Kabupaten Madiun mencapai 120 kasus hingga 10 September 2026. Bupati mengingatkan warga waspada cuaca panas dan angin kencang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer