Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MCSP Pacitan Tembus 95,5 Persen, Pengelolaan Aset Daerah Masih Jadi PR

N
Penulis: Nur Cahyono❯
CEGAH KORUPSI: Kajari Pacitan Farriman Isandi Siregar memaparkan kinerja pencegahan korupsi berdasarkan capaian MCSP.
CEGAH KORUPSI: Kajari Pacitan Farriman Isandi Siregar memaparkan kinerja pencegahan korupsi berdasarkan capaian MCSP.

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Kinerja pencegahan korupsi di Kabupaten Pacitan mencatatkan skor Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) sebesar 95,5 persen.

Capaian tersebut menempatkan Pacitan di peringkat keempat nasional dan posisi kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Mojokerto.

Kendati mencatat skor tinggi, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. Salah satunya menyangkut pengelolaan barang milik daerah (BMD).

Advertisement

Pada aspek penyewaan aset daerah, misalnya, capaiannya masih sekitar 77,3 persen.

Padahal, pengelolaan BMD menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian MCSP Pacitan.

Aset yang bersumber dari pembelian, hibah, penyerahan maupun sumber lainnya harus tertib administrasi.

Advertisement

Keberadaan fisiknya juga harus dapat ditemukan dan didukung dokumen inventarisasi yang lengkap.

Di sisi lain, Kejari Pacitan terus memperkuat edukasi antikorupsi kepada masyarakat.

Kajari Pacitan Farriman Isandi Siregar menilai pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga perlu dimulai dari pembentukan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

’’Ketika kita mengampanyekan antikorupsi, secara tidak langsung kita mengikrarkan diri atau mengikatkan diri untuk melakukan apa yang kita kampanyekan,’’ ujarnya, Jumat (4/9).

Advertisement

Artikel Terkait

Menyontek Bisa Jadi Bibit Perilaku Koruptif, Siswa SMPN 1 Madiun Diajak Berani Jujur

Menyontek Bisa Jadi Bibit Perilaku Koruptif, Siswa SMPN 1 Madiun Diajak Berani Jujur

Siswa SMPN 1 Madiun diajak menghindari menyontek dan perilaku curang melalui pendidikan antikorupsi bersama Plt Wali Kota Bagus Panuntun.

Hari Pertama MPLS, Pemkot Madiun Tegaskan Tak Ada Perpeloncoan

Hari Pertama MPLS, Pemkot Madiun Tegaskan Tak Ada Perpeloncoan

Pemkot Madiun memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah tanpa perpeloncoan dan bullying. Siswa baru juga dibekali pendidikan antikorupsi.

Kredit Fiktif di Pacitan, 286 Identitas Warga Dicatut, Dua Petugas Jadi Tersangka

Kredit Fiktif di Pacitan, 286 Identitas Warga Dicatut, Dua Petugas Jadi Tersangka

Kejari Pacitan menetapkan dua tersangka kasus kredit fiktif di Bandar. Sebanyak 286 identitas warga diduga dicatut dengan kerugian Rp 681 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer