455 Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Diwisuda, 68 Lulusan Ikuti Prosesi secara Daring

Jawa Pos Radar Madiun - Jarak ribuan kilometer nyatanya tidak mampu menyurutkan senyum bahagia di wajah para lulusan asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Di saat ratusan rekannya mengenakan toga secara langsung di Pacitan, mereka tetap khusyuk merayakan kelulusan secara virtual dari kampung halaman.
Inilah pemandangan unik sekaligus bersejarah dalam prosesi Wisuda ke-27 STKIP PGRI Pacitan yang resmi digelar pada hari Rabu (16/9).
Kampus pencetak tenaga pendidik andal ini sukses mengukuhkan gelar akademik bagi 455 mahasiswa dari tujuh program studi berbeda.
Konsep hibrida yang memadukan pertemuan luring dan daring ini terpaksa diterapkan karena sebaran geografis lulusan yang sangat luas.
Baca Juga: Korea Incar Emas Voli Putri Asian Games 2026: Setter Rekan Megawati Hangestri Jadi Sorotan
Konsep Hibrida dan Peserta RPL dari Aceh
Pihak rektorat sengaja mengambil langkah adaptif ini sebagai bentuk pelayanan paripurna kepada seluruh mahasiswanya.
Ketua STKIP PGRI Pacitan, Bakti Sutopo, memaparkan bahwa tidak semua mahasiswa yang lulus pada gelombang ini berstatus sebagai mahasiswa reguler.
Sebanyak 68 wisudawan di antaranya diketahui berasal dari wilayah Aceh serta sejumlah kabupaten lain di luar daerah.
“Pada wisuda ke-27 tahun 2026 ini, STKIP PGRI Pacitan mewisuda 455 mahasiswa dari tujuh program studi. Ini agak berbeda dari tahun yang lalu karena kita laksanakan secara hibrida, luring dan daring,” ujarnya, Rabu (16/9).
Kehadiran mahasiswa lintas pulau ini merupakan buah manis dari kepercayaan pemerintah pusat terhadap kualitas institusi pendidikan di Pacitan tersebut.



