Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TKD Pacitan 2027 Diproyeksi Turun Rp 95 Miliar, Golkar Khawatir Infrastruktur Terdampak

N
BAHAS ANGGARAN: DPRD Kabupaten Pacitan menggelar rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD 2027.  NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
BAHAS ANGGARAN: DPRD Kabupaten Pacitan menggelar rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD 2027. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Advertisement

JAWA POS RADAR PACITAN – Anggaran pembangunan Kabupaten Pacitan pada 2027 menghadapi tekanan. Transfer ke daerah (TKD) diproyeksikan menyusut sekitar Rp 95 miliar. Fraksi Partai Golkar DPRD Pacitan khawatir penurunan tersebut berdampak pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Sorotan itu mengemuka dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD 2027. Juru bicara Fraksi Golkar Arief Nurman Hidayat menyebut, pendapatan daerah dalam rancangan APBD dipatok Rp 1,538 triliun.

Namun, sejumlah komponen transfer pusat mengalami penurunan. Dana alokasi khusus (DAK) fisik, misalnya, menyusut dari proyeksi awal Rp 26,414 miliar menjadi Rp 9,276 miliar.

Advertisement

Dana desa juga turun dari Rp 141,021 miliar menjadi sekitar Rp 54,926 miliar.

’’Dengan kondisi tersebut, ruang fiskal daerah menjadi lebih sempit dibandingkan tahun 2026,’’ kata Arief, Selasa (20/10/2026).

Arief menilai penyusutan TKD berpotensi menghambat perbaikan jalan, pembangunan infrastruktur pariwisata, serta penyediaan sarana kesehatan.

Advertisement

Fraksi Golkar juga meminta kepastian mengenai wacana pengalihan pembiayaan gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), terutama guru dan tenaga kesehatan, dari APBD ke APBN mulai Januari 2027.

Pasalnya, dana alokasi umum (DAU) yang tidak ditentukan penggunaannya hanya naik dari Rp 736,736 miliar menjadi Rp 737,953 miliar. Sementara sebagian anggaran daerah masih digunakan untuk belanja pegawai.

’’Kalau betul mulai Januari 2027 menjadi beban APBN, maka DAU yang saat ini masih dialokasikan untuk gaji PPPK nantinya dapat memperlebar ruang fiskal,’’ jelasnya.

Karena itu, Golkar mendesak pemkab berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penyusunan APBD 2027 memiliki dasar pembiayaan yang jelas.

Advertisement

Artikel Terkait

APBD Pacitan 2027 Dibayangi Penurunan TKD, Infrastruktur Tetap Digenjot

APBD Pacitan 2027 Dibayangi Penurunan TKD, Infrastruktur Tetap Digenjot

APBD Pacitan 2027 menghadapi ketidakpastian transfer pusat. Pendapatan diproyeksi Rp 1,539 triliun, infrastruktur tetap jadi prioritas.

Tunggakan PBB Pacitan Capai Rp 2,2 Miliar, Denda Dihapus hingga 15 Desember 2026

Tunggakan PBB Pacitan Capai Rp 2,2 Miliar, Denda Dihapus hingga 15 Desember 2026

Tunggakan PBB-P2 Pacitan mencapai Rp 2,2 miliar. Pemkab menghapus denda keterlambatan pembayaran hingga 15 Desember 2026.

Ratusan Dusun di Pacitan Krisis Air Bersih, Warga Gelar Salat Istisqa

Ratusan Dusun di Pacitan Krisis Air Bersih, Warga Gelar Salat Istisqa

Kekeringan Pacitan melanda 246 dusun setelah lima bulan tanpa hujan. Ribuan warga menggelar salat istisqa. Simak kondisi krisis air bersih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer