PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Wisatawan yang hendak pelesiran ke Pacitan mesti waspada. BPBD memperingatkan adanya gelombang tinggi 3 hingga 5 meter di pesisir selatan Jawa. Boleh piknik, namun tetap waspada.
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko memprediksi potensi gelombang tinggi bakal terjadi hingga September. Seiring fenomena La Nina yang melanda Samudra Indonesia sejak beberapa bulan terakhir.
Kondisi tersebut membuat suhu muka laut (SML) samudra menurun di bawah kondisi normal. Hingga mengurangi pertumbuhan awan dan meningkatkan curah hujan serta angin kencag. Imbasnya ke gelombang air laut yang meningkat. ‘’Puncaknya Juni kemarin, tapi terus berlanjut sampai beberapa bulan ke depan,’’ ujarnya, Minggu (3/7).
Petugas BPBD telah disebar di beberapa pantai. Memastikan pelancong tak melewati batas aman saat bermain air. Tak hanya di objek wisata yang dikelola pelat merah, juga mengawasi destinasi lautan yang dikelola desa dan swasta. Di masa libur sekolah ini, pengawasan ditingkatkan. Sebab, wisatawan anak dan remaja meningkat. ‘’Kami harapkan wisatawan di bawah umur diawasi keluarganya,’’ tegas mantan camat Tegalombo itu.
Selain wisatawan, nelayan juga diimbau mengurangi intensitas melaut di jam-jam rawan. Badai belum berlalu. Apalagi, beberapa waktu lalu sebuah perahu tongkang terdampar di Teluk Pacitan terhempas tingginya gelombang. ‘’Nelayan kami harapkan tak memaksakan diri melaut saat cuaca buruk,’’ imbaunya. (gen/c1/fin)