Kepala DPMD Pacitan Heri Setijono menyebutkan ada 21 desa di 10 kecamatan yang bakal menggelar pilkades tahun ini. Termasuk di antaranya Desa Ketroharjo yang baru saja dibentuk.
Sedangkan, peraturan bupati (perbup) yang menjadi pedoman penyelenggaraan pilkades itu tengah menunggu persetujuan dari Bupati Indrata Nur Bayuaji. ‘’Setelah diteken oleh pak bupati kemudian nanti tinggal disosialisasikan ke desa,’’ katanya, Rabu (18/1).
Sesuai rencana, kata Heri, proses pemungutan suara akan digelar pada 26 Agustus 2023. Setelah itu proses pelantikan digelar pada akhir Oktober. ‘’Kami menyiapkan anggaran sekitar Rp 150 juta untuk mengakomodir pelaksanaan pilkades serentak itu,’’ ujar mantan Camat Ngadirojo tersebut.
Dia mengungkapkan bantuan keuangan tersebut bakal dipakai untuk pengadaan kotak dan surat suara, serta honor panitia pilkades. Berdasarkan pilkades 2019, setiap desa saat itu mendapat sekitar Rp 10 juta. ‘’Kami cukup-cukupkan anggarannya,’’ ujar Heri.
Sedangkan untuk agenda pilkades 2024, Heri memastikan pelaksanaannya ditunda hingga 2025. Sebab, penyelenggaraannya bertepatan dengan momen Pemilu 2024. Padahal, saat itu sebanyak 30 pemdes bakal mengalami kekosongan untuk posisi kades.
‘’Sebagai solusi nanti akan ditunjuk penjabat sementara (Pjs). Karena memang cukup banyak yang kosong tahun depan. Tapi, mau tidak mau harus ditunda karena berbenturan dengan pemilu,’’ jelasnya. (gen/her)
PENYELENGGARA PILKADES 2023
Kecamatan Donorojo
- Sendang
- Donorojo
Kecamatan Punung
- Bomo
- Mendolo Lor
- Piton
- Kebonsari
Kecamatan Pringkuku
- Poko
- Dadapan
- Pelem
- Tamanasri
Kecamatan Pacitan
- Sukoharjo
- Arjowinangun
Kecamatan Kebonagung
- Gembuk
Kecamatan Arjosari
- Kedungbendo
Kecamatan Bandar
- Tumpuk
Kecamatan Tegalombo
- Tegalombo
Kecamatan Tulakan
- Gasang
- Losari
- Ketroharjo
Kecamatan Ngadirojo
- Hadiwarno
- Nogosari Editor : Hengky Ristanto