Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Gua di Pacitan Ini Miliki Sungai Bawah Tanah, Bisa Jadi Solusi Kekeringan?

Mizan Ahsani • Sabtu, 16 September 2023 | 19:00 WIB
SUMBER KEHIDUPAN: Komunitas peneliti PSCI menemukan sungai bawah tanah saat menelusuri Gua Dawung, Donorojo dan Luweng Musuk, Punung, beberapa waktu lalu. (PSCI UNTUK RADAR PACITAN)
SUMBER KEHIDUPAN: Komunitas peneliti PSCI menemukan sungai bawah tanah saat menelusuri Gua Dawung, Donorojo dan Luweng Musuk, Punung, beberapa waktu lalu. (PSCI UNTUK RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Nun jauh di bawah tanah Pacitan yang kering kerontang, ternyata ada sungai bawah tanah yang mengalirkan air bersih.

Temuan itu menjadi kabar gembira di tengah kekeringan yang nyaris melanda banyak wilayah Pacitan saat musim kemarau ini.

Sebab ketika kemarau, banyak mata air mengering. Akibatnya, warga harus bersusah payah mendapatkan air bersih. Tak jarang harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menebusnya.

Kabar baik itu datang dari komunitas peneliti gua Pacitan Spesiologi Club Indonesia (PSCI).

Belum lama ini mereka membagikan sebuah video penemuan sungai bawah tanah. Video itu merekam aktivitas mereka saat spelunking menembus dua lorong bawah tanah.

Sungai bawah tanah itu mengalir di Gua Dawung, Kecamatan Donorojo menuju Luweng Musuk, Kecamatan Punung. Penelusuran mereka menembus sekitar tiga kilometer.

PSCI mengklaim sebagai tim pertama yang menembus lorong tersebut. ‘’Sangat mengembirakan melihat air yang melimpah di bawah tanah,’’ tutur Aziz Pratoko, anggota PSCI, kemarin (15/9).

Dua gua tersebut masuk kawasan kars Gunung Sewu. Di  perut gua itu juga masih banyak misteri yang belum terungkap.

Terdapat percabangan yang belum sempat dijelajahi. PSCI juga memetakan kondisi di dalam gua.

Mulai sudut azimut, kemiringan lorong, jarak datar serta membuat gambar sketsa plan section, extended section serta cross section. ‘’Baru dua jalur,’’ imbuhnya.

Menurut dia, salah satu karakteristik gua di kawasan kars Gunung Sewu adalah memiliki aliran sungai bawah tanah. Sedangkan di permukaan tanah kering kerontang.

Peta dan data aliran sungai bawah tanah ini diharapkan dapat diintervensi dengan teknologi untuk dapat dimanfaatkan masyarakat.

Gua Musuk berada di kawasan kars dengan morfologi bukit dengan kerapatan vegetasi sedang. Banyak ditemukan berbagai jenis tumbuhan di permukan gua sedalam 75 meter ini.

Antara lain singkong, sayur-sayuran, pinus, jati, dan pisang. Kawasan ini secara administratif berada di Dusun Luweng Songo, Bomo, Punung, Pacitan.

Pintu masuk (entrance) Luweng Musuk berada di sebuah bukit di tengah hutan jati.

Luweng Musuk dapat dikategorikan sebagai gua. Sebab, definisi gua adalah lorong bawah tanah yang dapat dimasuki manusia. Penamaan ini sesuai International Union of Speleology (IUS). Sayangnya, PSCI enggan menerangkan lebih detail hasil spelunking mereka. (hyo/sat)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #sungai bawah tanah #gua #kekeringan