PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Kapasitas ruang perawatan di RSUD dr Darsono Pacitan sudah melebihi batas maksimal.
Jumlah pasien rawat inap nyaris membeludak di rumah sakit pelat merah ini saban hari. Gegaranya, penyakit influenza yang mewabah akhir-akhir ini.
Menurut Kabid Pelayanan Penunjang RSUD Pacitan Asih Sitoresmi, banyaknya pasien mengakibatkan daya tampung rawat inap di rumah sakit milik Pemkab Pacitan ini nyaris overload.
Per Jumat (26/4) lalu, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) mencapai 95-100 persen dari total 188 bed yang tersedia.
‘’Tapi tidak sampai menolak pasien,’’ katanya.
Asih menambahkan, Mayoritas pasien mengeluhkan penyakit spesifik.
Seperti demam berdarah dengue (DBD), leptospirosis, stroke, dan infeksi paru-paru.
Bahkan, per Jumat kemarin penderita paru-paru mencapai 14 pasien yang menjalani rawat inap.
Selain akibat penyakit pernapasan tersebut juga penyakit musiman seperti batuk dan pilek.
‘’Hari biasanya jumlah pasien 60 orang, saat ini sekitar 550 sampai 700 per hari,’’ tuturnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mencatat jumlah kasus demam DBD di Kota 1.001 Gua sejak Januari hingga pertengahan April 2024 mencapai 219 kasus.
Satu penderita di antaranya meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti itu.
Pun, leptospirosis yang juga meningkat. Catatan dinkes selama empat bulan terakhir mencapai 102 kasus penyakit kencing tikus ini. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani