Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kerja Bakti Bersihkan Sampah di Sungai Grindulu, Seorang Santri Ponpes Tremas Pacitan Tewas Tenggelam

Nur Cahyono • Selasa, 20 Agustus 2024 | 02:45 WIB
NAHAS: Petugas mengvakuasi jenazah remaja yang tenggelam di anak Sungai Grindulu untuk divisum luar. (ISTIMEWA)
NAHAS: Petugas mengvakuasi jenazah remaja yang tenggelam di anak Sungai Grindulu untuk divisum luar. (ISTIMEWA)

 

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Nahas menimpa Rohman Danu Prasetyo. Remaja 16 tahun ini ditemukan tanpa nyawa setelah tenggelam di anak Sungai Grindulu. Tepatnya, di Dusun Krajan, Desa Tremas, Arjosari Pacitan, Minggu (18/8) kemarin.

Sebelumnya, korban mengikuti kerja bakti membersihkan sampah di daerah aliran sungai (DAS) Grindulu. Bersama enam rekanya, santri Pondok Tremas, korban mencoba berenang dengan menjajaki Kali Ampel.

Dua rekannya, Setya Reza dan Alfin Salam, menepi dan naik dari sungai. Sedangkan korban diduga kembali mengikuti kerja bakti. ‘’Sementara rekan-rekannya kembali ke asrama,’’ kata Kapolsek Arjosari Ipda Ferry Ardyanto, Senin (19/8).

Namun hingga petang korban tak kunjung pulang. Kemudian santri lainnya melakukan pencarian di tempat kejadian perkara (TKP). Karena hingga pukul 18.30 tak kunjung ditemukan, kejadian tersebut dilaporkan ke polsek setempat. ‘’Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan di dasar sungai terjepit bebatuan dalam keadaan meninggal dunia,’’ tambahnya

Berdasarkan hasil visum luar tim medis Puskesmas Arjosari, tidak ditemukan luka maupun bekas kekerasan pada tubuh santri asal Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, ini.

Korban diduga tidak dapat berenang dan tidak mengetahui kedalaman sungai. ‘’Setelah visum luar korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ jelasnya. (hyo/sat)

 

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #Sungai Grindulu #Tenggelam #santri #Tremas