Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ambil Batu Asahan, Dua Warga Pacitan Tewas Keracunan Gas di dalam Terowongan

Nur Cahyono • Minggu, 19 Oktober 2025 | 00:02 WIB
Petugas gabungan mengevakuasi dua korban tewas akibat dugaan keracunan gas di terowongan penggalian batu asahan, Pacitan. FOTO: POLSEK BANDAR
Petugas gabungan mengevakuasi dua korban tewas akibat dugaan keracunan gas di terowongan penggalian batu asahan, Pacitan. FOTO: POLSEK BANDAR

Jawa Pos Radar Pacitan – Dua warga Dusun Jambu, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, ditemukan tewas di dalam terowongan tanah, Sabtu (18/10).

Keduanya diduga keracunan gas beracun saat mengambil batu asahan (ungkal).

Korban yakni Misradi (59) dan Sugeng Triono (25).

Insiden terjadi sekitar pukul 07.00.

Saat itu Misradi bersama dua rekannya, Agus dan Sikas, masuk ke terowongan sepanjang 70 meter untuk mengambil batu asahan.

Dua jam berselang, keduanya keluar lebih dulu membawa hasil batu, namun Misradi tak kunjung muncul.

Curiga, Agus dan Sikas kembali masuk. Mereka mendapati Misradi sudah tergeletak tak bernyawa.

Saat berusaha menolong, keduanya mulai sulit bernapas dan segera keluar sambil berteriak minta bantuan warga.

“Korban pertama ditemukan meninggal di dalam terowongan. Saat membantu evakuasi, satu orang lainnya ikut menjadi korban,” ujar Kapolsek Bandar Iptu Diko.

Mendengar teriakan itu, Sugeng Triono berinisiatif masuk membantu.

Namun 20 menit kemudian, ia juga tak kunjung keluar.

Warga yang datang kemudian menemukan dua korban sudah meninggal dunia di dalam lubang.

Jenazah dievakuasi ke Puskesmas Jeruk. Hasil visum memastikan tidak ada tanda kekerasan.

“Keduanya diduga meninggal akibat keracunan gas di ruang tertutup dengan kadar oksigen rendah,” tandas Diko. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #evakuasi #korban tewas #keracunan gas #tambang batu asahan #Polsek Bandar #kecelakaan kerja #Kecamatan Bandar