Jawa Pos Radar Pacitan – Gelaran budaya Rawat Jagat #4 resmi dimulai.
Rangkaian kegiatan diawali dari pesisir Pantai Pangasan, Desa Kalipelus, Kebonagung, kemarin (2/11).
Ketua Konsorsium Kangen Pacitan, M. Abdillah Yusuf, menyebut tema tahun ini Sluman Slumun Slamet bermakna ajakan untuk menjalani hidup dengan sabar, tidak tergesa, dan selalu berserah diri kepada Tuhan.
’’Kita berdoa agar selalu diberi keselamatan dalam setiap langkah,’’ ujarnya.
Festival tahunan ini menjadi ruang dialog kreatif antara tradisi lokal Pacitan dan seni kontemporer.
Selain menjaga nilai budaya, Rawat Jagat juga membawa misi pelestarian lingkungan, edukasi masyarakat, serta promosi bagi UMKM lokal.
’’Kami ingin Rawat Jagat tak hanya menjadi acara tahunan, tapi juga wadah sinergi antara seniman, masyarakat, dan alam Pacitan,’’ tambahnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto