Jawa Pos Radar Pacitan – Sejumlah lembaga pendidikan di Pacitan mulai merasakan manfaat smartboard atau Interactive Flat Panel (IFP) yang didistribusikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen).
Namun, penyebaran perangkat pembelajaran digital itu masih belum merata di seluruh jenjang.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Ririh Enggar Murwati, menyebut distribusi di tingkat SMP sudah cukup luas.
“Untuk jenjang SMP, 71 lembaga sudah menerima,” ungkapnya, Selasa (25/11).
Pada jenjang SD, sebanyak 391 sekolah telah mendapatkan smartboard.
Masih ada 10 SD yang belum menerima bantuan tersebut.
Distribusi paling timpang terjadi pada pendidikan anak usia dini (PAUD).
Dari total 804 lembaga, baru 117 yang mendapatkan IFP.
Sementara pada pendidikan nonformal seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan PKBM, baru delapan lembaga dari total 20.
Ririh mengatakan pihaknya tidak dapat memastikan kapan seluruh lembaga menerima smartboard.
Pengiriman dilakukan langsung oleh Kemendikdasmen ke masing-masing sekolah tanpa melalui pemkab.
“Kami masih menunggu informasi resminya,” kata Ririh.
Sementara itu, di jenjang SMA dan SMK belum ada satu pun laporan penerimaan smartboard.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Pacitan, Indiyah Nurhayati, menyebut pendataan masih berlangsung.
“Belum ada laporan terkait penerimaan perangkat smartboard,” ujarnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto