Jawa Pos Radar Pacitan – Sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Pacitan mengalami kerusakan parah.
Di beberapa titik, lubang jalan menganga dan membahayakan pengguna jalan.
Kondisi tersebut menuai keluhan warga yang ramai disuarakan melalui media sosial. Warganet menilai perbaikan jalan kerap dilakukan setelah ada korban.
Staf Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali Jujuk Wibowo mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penambalan lubang di ruas jalan nasional wilayah Pacitan.
Menurut Jujuk, terdapat tiga grup sapu lubang yang dikerahkan untuk menangani kerusakan di beberapa ruas jalan.
"Yakni, ruas 48, 49, dan 50,'' kata Jujuk, kemarin (15/12).
Ruas 48 meliputi Glonggong, Giriwoyo Wonogiri, batas Kota Pacitan, Jalan WR Supratman hingga Jalan Gatot Subroto Pacitan.
Sementara ruas 49 mencakup Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Magribi Pacitan.
Adapun ruas 50 membentang dari Ploso Pacitan hingga Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo.
“Catatan kami, kurang lebih ada 30 titik kerusakan parah yang sedang diperbaiki, termasuk di JLS Kebonagung,” ujar Jujuk.
Ia menjelaskan, musim hujan menjadi faktor utama munculnya banyak lubang di jalan nasional.
Curah hujan tinggi mempercepat kerusakan permukaan jalan, sementara proses perbaikan membutuhkan waktu dan penanganan bertahap.
Meski demikian, BBPJN menargetkan seluruh lubang jalan dapat ditangani dalam waktu dekat.
”Diusahakan sebelum Natal sudah tertutup semua,” tandasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto