Jawa Pos Radar Pacitan - Badan Geologi Kementerian ESDM juga turun meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Menadi, Kabupaten Pacitan, Sabtu (7/2).
Selain memeriksa kondisi bangunan, tim melakukan pengukuran mikrotremor untuk menganalisis karakteristik dinamik tanah.
Surveyor Pemetaan Badan Geologi Kementerian ESDM Amalfi Omang menjelaskan, pengukuran mikrotremor dilakukan untuk mengetahui tingkat kerentanan wilayah terhadap guncangan gempa.
“Pengukuran mikrotremor ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dinamik tanah, seperti frekuensi dominan dan faktor amplifikasi,” ujarnya.
“Data ini sangat penting untuk mikrozonasi gempa dan menjadi dasar dalam perencanaan konstruksi bangunan tahan gempa ke depan,” imbuh Amalfi.
Hasil kajian tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai rekomendasi teknis.
Data itu menjadi dasar untuk meminimalkan risiko kerusakan apabila terjadi gempa susulan di wilayah Pacitan. (her)
Editor : Hengky Ristanto