Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan syahdu dan penuh penghayatan disuguhkan oleh peserta ke-29, Nadhira Aulia Az Zahra, di panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026.
Siswi dari MI GUPPI Jatimalang ini berhasil menarik perhatian hadirin sejak detik pertama.
Nadhira membuka tausiyahnya dengan sebait pantun yang disampaikan dengan intonasi jelas dan ekspresif, membuat suasana Atrium Suncity Mall Madiun menjadi lebih hidup, Sabtu (14/2).
Nabi Muhammad Figur Sempurna
Dalam materi bertema Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan, Nadhira menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah figur terbaik yang patut dijadikan teladan dalam setiap ucapan dan tindakan.
"Muhammad merupakan contoh sempurna dalam membangun akhlak mulia, terlebih di bulan Ramadan," ujarnya.
Empat Pilar Akhlak Nabi
Nadhira kemudian menguraikan empat sifat utama Rasulullah yang wajib ditiru.
Pertama, sabar. Menurutnya, Ramadan adalah madrasah kesabaran, baik sabar dalam ketaatan, menjauhi larangan, maupun menghadapi ujian hidup.
Baca Juga: Ceramah Qiandra Shaqueena dari MIN 5 Madiun Bikin Adem, Ajak Sedekah Senyum Jika Tak Punya Uang
Kedua, suka berbagi. Ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah musim kebaikan di mana pahala dilipatgandakan.
Poin ketiga menjadi sorotan tersendiri karena menyentuh sisi emosional, yakni memaafkan.
"Memaafkan memang tidak mudah, apalagi terhadap orang yang menyakiti hati," akunya jujur.
Namun, ia buru-buru mengingatkan bahwa memaafkan adalah tahapan penting agar ibadah diterima Allah SWT.
Poin keempat adalah salat dan ibadah malam.
Nadhira menyoroti kebiasaan Rasulullah yang justru mengurangi tidur di sepuluh hari terakhir Ramadan demi memburu keberkahan malam Lailatul Qadar.
Di penghujung penampilannya, Nadhira tidak membiarkan audiens hanya diam mendengarkan. Ia menantang hadirin untuk bersiap meningkatkan kualitas ibadah di sisa waktu Ramadan.
"Bagaimana hadirin, siap?" serunya penuh semangat.
Ajakan tersebut langsung disambut dengan jawaban antusias dari para penonton yang memenuhi lokasi acara. (*)
Editor : Mizan Ahsani