Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Talud Ambrol Usai Hujan Deras, Dapur Rumah Warga Kebonagung Pacitan Roboh

Nur Cahyono • Rabu, 18 Februari 2026 | 19:48 WIB
LONGSOR: Talud penahan tanah di Desa Gawang, Kebonagung ambrol usai hujan lebat dan merobohkan dapur rumah warga, Rabu (18/2). FOTO: ISTIMEWA
LONGSOR: Talud penahan tanah di Desa Gawang, Kebonagung ambrol usai hujan lebat dan merobohkan dapur rumah warga, Rabu (18/2). FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Pacitan – Hujan lebat kembali memicu longsor di Kecamatan Kebonagung, Rabu (18/2) siang.

Talud penahan tanah ambrol dan merobohkan dapur rumah warga.

Peristiwa itu menimpa rumah milik Ponen, warga RT 01 RW 03 Dusun Plalangan, Desa Gawang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Wilayah tersebut sebelumnya diguyur hujan deras.

Kerusakan terparah terjadi pada bagian dapur.

Talud penahan tanah diketahui tidak permanen.

Struktur penahan hanya berupa tumpukan batu tanpa adukan semen.

Akibatnya, talud tak mampu menahan beban tanah yang labil.

“Tanah bergerak dan menyebabkan dapur rumah roboh,” kata Radite.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar karena bagian dapur rusak parah.

BPBD Pacitan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Gawang untuk langkah antisipasi.

Pemantauan lanjutan dilakukan mengingat potensi hujan masih tinggi.

Radite mengimbau warga di kawasan rawan longsor meningkatkan kewaspadaan.

Terutama saat hujan deras berlangsung dalam durasi lama.

“Jika ditemukan retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan, segera lapor perangkat desa atau petugas terkait,” pungkasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #Kebonagung Pacitan #bpbd pacitan #hujan lebat Jawa Timur #Desa Gawang #Bencana longsor 2026 #talud ambrol #longsor pacitan