Jawa Pos Radar Pacitan – Ketegangan konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut berdampak pada penyelenggaraan ibadah umrah.
Saat ini, puluhan jemaah asal Pacitan diketahui masih berada di Tanah Suci.
Plt Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pacitan Marjuni menyebut terdapat 29 warga Pacitan yang sedang menjalankan ibadah umrah di Kota Makkah.
’’Ada 29 warga Pacitan yang umrah, semuanya berada di Kota Makkah,’’ ujarnya, Senin (2/3).
Para jemaah tersebut berangkat melalui sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU).
Rinciannya, tujuh jemaah melalui Uskinu Ponorogo, dua jemaah PT Surya Buana Wisata, 13 jemaah PT Karomah Bait Alanshor, tiga jemaah PT Freshnel Kreasindo Perkasa, serta empat jemaah melalui PT Al Quds.
Marjuni menegaskan setiap PPIU wajib terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan dan keselamatan jemaah selama berada di Arab Saudi.
’’PPIU harus bertanggung jawab terhadap jemaahnya,’’ tegasnya.
Sebelumnya, pemerintah pusat mengeluarkan imbauan penundaan keberangkatan umrah sebagai langkah kehati-hatian menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Kebijakan tersebut diambil untuk menjamin keselamatan warga negara Indonesia yang hendak melaksanakan ibadah umrah. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto