alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Nenek dan Cucu Tertimpa Material Longsor

MAGETANJawa Pos Radar Magetan – Hujan deras yang melanda kawasan Kecamatan Plaosan mengakibatkan longsor tebing di Desa Bulugunung. Peristiwa yang terjadi Minggu (31/5) sekitar pukul 03.30 itu berdampak pada rumah warga.

Rumah yang dihuni oleh keluarga Waji, 63, tersebut rusak diterjang material longsor tanah bercampur batu. Kejadian itu juga mengakibatkan istri dan cucu korban mengalami luka-luka.

Istri korban, Semi, 60, beserta cucunya Lani yang berusia 16 tahun sedang tertidur di dalam kamar saat longsor terjadi. Mereka tak bisa lari menyelamatkan diri ketika longsor menerjang dinding rumah. “Korban sudah dibawa ke Puskesmas Plaosan untuk mendapatkan perawatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santosa kemarin.

Khawatir terjadi longsor susulan, pihaknya lantas mengevakuasi satu keluarga itu mengungsi ke tempat saudara mereka. “Korban tertimpa material bangunan rumah yang ambruk diterjang longsor. Hanya luka ringan. Siangnya sudah boleh pulang dan sementara tinggal di rumah saudara,” terang Ari.

Baca Juga :  Tabrak Carry, Kakak-Adik Batal Beli Motor Baru

Dia menjelaskan, tanah longsor menerjang bagian belakang rumah korban. Di situ terdapat kamar dan dapur. Dari hasil pengamatan di lokasi, tebal material longsor sampai tiga meter. Sedangkan panjang titik tebing yang longsor mencapai 10 meter. “Proses evakuasi dilakukan secara manual dibantu oleh warga setempat,” ujarnya.

Ari menyatakan bahwa Plaosan termasuk wilayah rawan longsor. Terdapat lima desa di kecamatan tersebut yang ditetapkan sebagai zona merah gerakan tanah. Meliputi Desa Ngancar, Desa Puntuk Doro, Desa Pacaan, Desa Getasanyar, dan Desa Plumpung. “Kami meminta masyarakat selalu waspada terkait kemungkinan adanya kejadian tanah longsor. Terutama mereka yang tinggal di dekat tebing,” imbaunya. (fat/c1/her)

MAGETANJawa Pos Radar Magetan – Hujan deras yang melanda kawasan Kecamatan Plaosan mengakibatkan longsor tebing di Desa Bulugunung. Peristiwa yang terjadi Minggu (31/5) sekitar pukul 03.30 itu berdampak pada rumah warga.

Rumah yang dihuni oleh keluarga Waji, 63, tersebut rusak diterjang material longsor tanah bercampur batu. Kejadian itu juga mengakibatkan istri dan cucu korban mengalami luka-luka.

Istri korban, Semi, 60, beserta cucunya Lani yang berusia 16 tahun sedang tertidur di dalam kamar saat longsor terjadi. Mereka tak bisa lari menyelamatkan diri ketika longsor menerjang dinding rumah. “Korban sudah dibawa ke Puskesmas Plaosan untuk mendapatkan perawatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santosa kemarin.

Khawatir terjadi longsor susulan, pihaknya lantas mengevakuasi satu keluarga itu mengungsi ke tempat saudara mereka. “Korban tertimpa material bangunan rumah yang ambruk diterjang longsor. Hanya luka ringan. Siangnya sudah boleh pulang dan sementara tinggal di rumah saudara,” terang Ari.

Baca Juga :  Pesawat Lanud Iswahjudi Bombardir Lumajang

Dia menjelaskan, tanah longsor menerjang bagian belakang rumah korban. Di situ terdapat kamar dan dapur. Dari hasil pengamatan di lokasi, tebal material longsor sampai tiga meter. Sedangkan panjang titik tebing yang longsor mencapai 10 meter. “Proses evakuasi dilakukan secara manual dibantu oleh warga setempat,” ujarnya.

Ari menyatakan bahwa Plaosan termasuk wilayah rawan longsor. Terdapat lima desa di kecamatan tersebut yang ditetapkan sebagai zona merah gerakan tanah. Meliputi Desa Ngancar, Desa Puntuk Doro, Desa Pacaan, Desa Getasanyar, dan Desa Plumpung. “Kami meminta masyarakat selalu waspada terkait kemungkinan adanya kejadian tanah longsor. Terutama mereka yang tinggal di dekat tebing,” imbaunya. (fat/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/