alexametrics
30.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Rumah Hancur Tertimpa Pohon Tumbang

WONOASRI, Jawa Pos Radar Caruban – Sore itu Dian Amelia sedang bersantai di ruang tamu sambil menonton televisi. Sementara, Diah Aprilia adiknya tidur di kamar. Semula suasana biasa-biasa saja. Namun, mendadak berubah mencekam bersamaan suara berisik dari atap asbes rumah bagian belakang. Lalu, genting ruang tengah mulai berjatuhan.

Mengetahui hal itu, Dian buru-buru menarik adiknya keluar rumah. Angin semakin kencang berembus. Sejurus kemudian, sebatang pohon tumbang menimpa bangunan rumah hingga dapur, kamar mandi, dan kamar tidur hancur. Pun, sejumlah perabot rusak. ‘’Beruntung masih selamat, saya dan adik lari ke rumah pakde,’’ ujar Dian kemarin (1/11).

Ya, Minggu sore (31/10) sebuah pohon roboh menimpa rumah Wari Setyorini –orang tua Dian dan Diah- di Desa/Kecamatan Wonoasri hingga hancur. Saat kejadian, angin kencang menerjang desa setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. ‘’Saat kejadian, angin kenceng banget dan gerimis,’’ kata Dian.

Baca Juga :  Harga Migor Curah Naik, Anggota DPRD Kabupaten Madiun: Butuh Operasi Pasar

Camat Wonoasri Heri Kurniawan mengatakan, kerusakan akibat bencana angin kencang itu terbilang parah. Tidak hanya atap dapur dan kamar tidur, dinding bangunan tak luput dari kerusakan. ‘’Kerugian materiil sekitar Rp 10 juta,’’ ungkapnya.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinsos dan disperkim. Termasuk dengan pemerintah desa setempat terkait perbaikan rumah tersebut. ‘’Di desa juga kami anggarkan untuk rehabnya. Minimal rumah bisa ditempati kembali dan aman,’’ ujar Heri sembari mengimbau warganya untuk mengantisipasi bencana angin kencang dengan memotong pohon berpotensi tumbang di sekitar permukiman. (den/c1/isd)

WONOASRI, Jawa Pos Radar Caruban – Sore itu Dian Amelia sedang bersantai di ruang tamu sambil menonton televisi. Sementara, Diah Aprilia adiknya tidur di kamar. Semula suasana biasa-biasa saja. Namun, mendadak berubah mencekam bersamaan suara berisik dari atap asbes rumah bagian belakang. Lalu, genting ruang tengah mulai berjatuhan.

Mengetahui hal itu, Dian buru-buru menarik adiknya keluar rumah. Angin semakin kencang berembus. Sejurus kemudian, sebatang pohon tumbang menimpa bangunan rumah hingga dapur, kamar mandi, dan kamar tidur hancur. Pun, sejumlah perabot rusak. ‘’Beruntung masih selamat, saya dan adik lari ke rumah pakde,’’ ujar Dian kemarin (1/11).

Ya, Minggu sore (31/10) sebuah pohon roboh menimpa rumah Wari Setyorini –orang tua Dian dan Diah- di Desa/Kecamatan Wonoasri hingga hancur. Saat kejadian, angin kencang menerjang desa setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. ‘’Saat kejadian, angin kenceng banget dan gerimis,’’ kata Dian.

Baca Juga :  Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun: Full PTM Butuh Perhatian Ekstra

Camat Wonoasri Heri Kurniawan mengatakan, kerusakan akibat bencana angin kencang itu terbilang parah. Tidak hanya atap dapur dan kamar tidur, dinding bangunan tak luput dari kerusakan. ‘’Kerugian materiil sekitar Rp 10 juta,’’ ungkapnya.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinsos dan disperkim. Termasuk dengan pemerintah desa setempat terkait perbaikan rumah tersebut. ‘’Di desa juga kami anggarkan untuk rehabnya. Minimal rumah bisa ditempati kembali dan aman,’’ ujar Heri sembari mengimbau warganya untuk mengantisipasi bencana angin kencang dengan memotong pohon berpotensi tumbang di sekitar permukiman. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/