alexametrics
24.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Kusnari Sempat Minta Daun Penurun Tensi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Satpam Griya Taman Asri meninggal di perumahan tempatnya bekerja, Senin malam (3/8). Pria 58 tahun bernama Kusnari asal Sewulan, Dagangan, Kabupaten Madiun, itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan blok EF sekitar pukul 20.00. Sontak, warga perumahan yang berada di Mojorejo, Taman, itu berteriak meminta pertolongan. ‘’Ibu-ibu teriak saat tahu ada orang tergeletak. Saat didekati ternyata Pak Kusnari,’’ kata Wibowo, salah seorang warga perumahan Griya Taman Asri.

Sebelumnya Kusnari masih terlihat bugar. Sama sekali tidak menunjukkan sedang sakit. Bahkan, Wibowo sempat ngobrol bersama almarhum di pos jaga seusai magrib. ”Saat itu sedang ada khataman masjid perumahan sekitar pukul 19.30. Ibu-ibu mengundangnya untuk ikut makan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Rekom Sanksi Oknum PNS Kemenag ke KASN

Kusrini, anak Kusnari, mengatakan, sehari sebelum meninggal ayahnya sempat meminta daun avokad untuk menurunkan darah tinggi. Kusrini juga menyebut bahwa ayahnya mengidap gangguan jantung. ‘’Memang sudah turun-temurun,’’ kata Kusrini sembari menyebut dua kakak ayahnya juga meninggal akibat serangan jantung.

Kapolsek Taman Kompol Setyo Wiyono mengatakan, evakuasi jasad korban dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun dengan menerapkan protokol kesehatan. ‘’Jasad korban dibawa ke RSUD Soedono untuk pemeriksaan lanjutan,’’ tuturnya. (mg3/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Satpam Griya Taman Asri meninggal di perumahan tempatnya bekerja, Senin malam (3/8). Pria 58 tahun bernama Kusnari asal Sewulan, Dagangan, Kabupaten Madiun, itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan blok EF sekitar pukul 20.00. Sontak, warga perumahan yang berada di Mojorejo, Taman, itu berteriak meminta pertolongan. ‘’Ibu-ibu teriak saat tahu ada orang tergeletak. Saat didekati ternyata Pak Kusnari,’’ kata Wibowo, salah seorang warga perumahan Griya Taman Asri.

Sebelumnya Kusnari masih terlihat bugar. Sama sekali tidak menunjukkan sedang sakit. Bahkan, Wibowo sempat ngobrol bersama almarhum di pos jaga seusai magrib. ”Saat itu sedang ada khataman masjid perumahan sekitar pukul 19.30. Ibu-ibu mengundangnya untuk ikut makan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Satpol PP Magetan Ancam Bongkar Belasan Bangunan Liar di PPU Maospati

Kusrini, anak Kusnari, mengatakan, sehari sebelum meninggal ayahnya sempat meminta daun avokad untuk menurunkan darah tinggi. Kusrini juga menyebut bahwa ayahnya mengidap gangguan jantung. ‘’Memang sudah turun-temurun,’’ kata Kusrini sembari menyebut dua kakak ayahnya juga meninggal akibat serangan jantung.

Kapolsek Taman Kompol Setyo Wiyono mengatakan, evakuasi jasad korban dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun dengan menerapkan protokol kesehatan. ‘’Jasad korban dibawa ke RSUD Soedono untuk pemeriksaan lanjutan,’’ tuturnya. (mg3/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/