alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Apes! Resepsi Pernikahan Tersapu Angin Kencang

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo  – Sukamto kaget bukan kepalang begitu njagong di rumah salah seorang warganya. Kades Munggu itu mendapati rumah Jumain porak-poranda. Disapu angin kencang tepat di hari pernikahan putra warganya itu Jumat (4/10).

Pelataran rumah Jumain porak-poranda. Diperkirakan, tiga dari enam terop roboh. Kursi-meja tamu undangan berantakan. Tiang dan sound system juga berantakan. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 13.30. Lima belas menit sebelum saya datang,’’ kata Sukamto dihubungi Radar Ponorogo Jumat malam (4/10).

Setelah insiden itu, warga spontan membantu memperbaiki lokasi resepsi. Mulai dari memperbaiki sound system yang berserakan di pematang hingga memasang kembali terop yang ambruk. Resepsi pun tetap berjalan. Saat kejadian, salah seorang anak Jumain (kakak dari pengantin pria) sempat pingsan akibat tertimpa tiang. ‘’Saat kejadian, tangannya lagi pegangan tiang, lalu ketiban. Terkena keningnya. Saat resepsi, sudah sadar kembali,’’ terang Sukamto memastikan nihil korban jiwa.

Baca Juga :  Buang Kesan Angker, Wengker Park Dipermak

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono menyebut bahwa angin kencang menyapu wilayah selatan. Empat kecamatan terdampak, meliputi Sawoo, Bungkal, Sambit, dan Slahung. Insiden kemarin siang itu banyak mengakibatkan pohon tumbang. Bahkan, merusak bangunan fisik sebuah SD. ‘’Ada pengendara patah tulang kaki setelah mencoba putar balik saat mobilnya tertimpa ranting di Jalan Raya Ponorogo–Pacitan,’’ ujarnya.

Di Campurejo, Sambit, sebuah rumah berdinding anyaman bambu rata tanah. Rumah tidak layak huni (RTLH) itu dihuni empat anggota keluarga. Saat kejadian, sang ayah sedang menunaikan salat Jumat di masjid. Anggota keluarga lainnya berhasil menyelamatkan diri. ‘’Sejak pukul sebelas siang, angin kencang menyapu dengan kecepatan rata-rata 50 kilometer per jam,’’ sebutnya. (dil/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo  – Sukamto kaget bukan kepalang begitu njagong di rumah salah seorang warganya. Kades Munggu itu mendapati rumah Jumain porak-poranda. Disapu angin kencang tepat di hari pernikahan putra warganya itu Jumat (4/10).

Pelataran rumah Jumain porak-poranda. Diperkirakan, tiga dari enam terop roboh. Kursi-meja tamu undangan berantakan. Tiang dan sound system juga berantakan. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 13.30. Lima belas menit sebelum saya datang,’’ kata Sukamto dihubungi Radar Ponorogo Jumat malam (4/10).

Setelah insiden itu, warga spontan membantu memperbaiki lokasi resepsi. Mulai dari memperbaiki sound system yang berserakan di pematang hingga memasang kembali terop yang ambruk. Resepsi pun tetap berjalan. Saat kejadian, salah seorang anak Jumain (kakak dari pengantin pria) sempat pingsan akibat tertimpa tiang. ‘’Saat kejadian, tangannya lagi pegangan tiang, lalu ketiban. Terkena keningnya. Saat resepsi, sudah sadar kembali,’’ terang Sukamto memastikan nihil korban jiwa.

Baca Juga :  Wacana Pemkab Madiun Duakan Bank Jatim Belum Luntur

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono menyebut bahwa angin kencang menyapu wilayah selatan. Empat kecamatan terdampak, meliputi Sawoo, Bungkal, Sambit, dan Slahung. Insiden kemarin siang itu banyak mengakibatkan pohon tumbang. Bahkan, merusak bangunan fisik sebuah SD. ‘’Ada pengendara patah tulang kaki setelah mencoba putar balik saat mobilnya tertimpa ranting di Jalan Raya Ponorogo–Pacitan,’’ ujarnya.

Di Campurejo, Sambit, sebuah rumah berdinding anyaman bambu rata tanah. Rumah tidak layak huni (RTLH) itu dihuni empat anggota keluarga. Saat kejadian, sang ayah sedang menunaikan salat Jumat di masjid. Anggota keluarga lainnya berhasil menyelamatkan diri. ‘’Sejak pukul sebelas siang, angin kencang menyapu dengan kecepatan rata-rata 50 kilometer per jam,’’ sebutnya. (dil/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/