alexametrics
27.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Ditinggal ke Masjid, Rumah Terbakar

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Diduga akibat korsleting, rumah Anton Pamuji di kompleks Perumahan Garden Family, Singosaren, Jenangan, terbakar. Si jago merah melumat habis kamar tidur hingga langit-langit rumah. Pun, banyak harta benda yang tidak terselamatkan.

Meki Haan, tetangga korban, menyebut kebakaran diketahui Anton sekitar pukul 18.15 sepulang dari salat Magrib di masjid kompleks perumahan. ”Sampai rumah api sudah besar,’’ ujarnya Rabu (4/12).

Kala itu api sudah membubung tinggi. Sementara, sejumlah tetangga sibuk memadamkan dengan peralatan seadanya. ”Agak sulit karena di depannya ada garasi dan kunci mobilnya di dalam kamar. Tapi bisa diselamatkan (mobilnya),” terang Meki.

Dia menuturkan, saat kejadian rumah sedang kosong. Sebab, Anton ke masjid untuk salat berjamaah. Sementara, istrinya berjualan di toko. ‘’Setelah pemadam kebakaran datang, kobaran api berhasil  dipadamkan dalam waktu sekitar seperempat jam,” sebutnya.

Baca Juga :  Gerakan Zero Waste

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Ponorogo Setyo Budiono menaksir kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp 300 jutaan. Beruntung api tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya. ”Sebagian atap rumah hangus terbakar, juga kamar dan ruang belakang,” katanya. (dil/c1/isd)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Diduga akibat korsleting, rumah Anton Pamuji di kompleks Perumahan Garden Family, Singosaren, Jenangan, terbakar. Si jago merah melumat habis kamar tidur hingga langit-langit rumah. Pun, banyak harta benda yang tidak terselamatkan.

Meki Haan, tetangga korban, menyebut kebakaran diketahui Anton sekitar pukul 18.15 sepulang dari salat Magrib di masjid kompleks perumahan. ”Sampai rumah api sudah besar,’’ ujarnya Rabu (4/12).

Kala itu api sudah membubung tinggi. Sementara, sejumlah tetangga sibuk memadamkan dengan peralatan seadanya. ”Agak sulit karena di depannya ada garasi dan kunci mobilnya di dalam kamar. Tapi bisa diselamatkan (mobilnya),” terang Meki.

Dia menuturkan, saat kejadian rumah sedang kosong. Sebab, Anton ke masjid untuk salat berjamaah. Sementara, istrinya berjualan di toko. ‘’Setelah pemadam kebakaran datang, kobaran api berhasil  dipadamkan dalam waktu sekitar seperempat jam,” sebutnya.

Baca Juga :  Gerakan Zero Waste

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Ponorogo Setyo Budiono menaksir kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp 300 jutaan. Beruntung api tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya. ”Sebagian atap rumah hangus terbakar, juga kamar dan ruang belakang,” katanya. (dil/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/