alexametrics
23.4 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Histeria Masal di Masjid Sekolah

PONOROGO – Suasana masjid kompleks SMPN 3 Sambit, Jumat pagi (7/9) yang semula hening, mendadak diwarnai kepanikan. Itu terjadi setelah sejumlah siswa yang sedang mengikuti kegiatan siraman rohani tiba-tiba megalami histeria masal. ‘’Baru kali ini terjadi (histeris masal, Red),’’ kata Mulin, kepala SMPN 3 Sambit.

Mulin menyebut, sedikitnya 10 siswa yang tiba-tiba mengalami histeria. Ada yang kejang-kejang dan mendadak menangis. Bahkan, beberapa di antaranya mengamuk hingga membuat guru kewalahan. ‘’Kemudian, ditangani guru agama kami dibantu dua tokoh agama setempat,’’ lanjutnya.

Butuh dua jam bagi ketiganya untuk membebaskan siswa dari histeria. Pun sebelum dipulangkan, mereka mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu. ‘’Kami antar juga sampai rumah, selain komunikasi dengan orang tua masing-masing,’’ tuturnya.

Mulin tidak mengetahui secara pasti penyebab sejumlah anak didiknya mengalami histeria. Hanya, dia menyebut beberapa siswa terlihat melamun sebelum kejadian itu. ‘’Pandangannya kosong, kami sempat curiga sebelumnya. Tapi tidak menyangka bakal seperti ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Suami Bunuh Istri, Begini Kata Psikiater

Dia menampik informasi yang beredar bahwa sejumlah siswanya mengalami histeria lantaran kecapekan mengikuti Festival Reyog Mini pada malam harinya. Mulin menyatakan siswa yang histeria tidak semuanya ikut esktrakurikuler seni tari. ‘’Lagi pula kami sudah tampil Selasa lalu (4/9, Red). Tidak mungkin gara-gara kecapekan,’’ tegasnya.

Di sisi lain, dia menilai kejadian itu sebagai musibah. Pun berharap siswa yang sempat mengalami histeria dapat segera kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa. ‘’Jangan sampai terganggu lagi. Kami juga sudah komunikasi dengan kiai yang membantu,’’ ucapnya. (mg7/c1/isd)

PONOROGO – Suasana masjid kompleks SMPN 3 Sambit, Jumat pagi (7/9) yang semula hening, mendadak diwarnai kepanikan. Itu terjadi setelah sejumlah siswa yang sedang mengikuti kegiatan siraman rohani tiba-tiba megalami histeria masal. ‘’Baru kali ini terjadi (histeris masal, Red),’’ kata Mulin, kepala SMPN 3 Sambit.

Mulin menyebut, sedikitnya 10 siswa yang tiba-tiba mengalami histeria. Ada yang kejang-kejang dan mendadak menangis. Bahkan, beberapa di antaranya mengamuk hingga membuat guru kewalahan. ‘’Kemudian, ditangani guru agama kami dibantu dua tokoh agama setempat,’’ lanjutnya.

Butuh dua jam bagi ketiganya untuk membebaskan siswa dari histeria. Pun sebelum dipulangkan, mereka mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu. ‘’Kami antar juga sampai rumah, selain komunikasi dengan orang tua masing-masing,’’ tuturnya.

Mulin tidak mengetahui secara pasti penyebab sejumlah anak didiknya mengalami histeria. Hanya, dia menyebut beberapa siswa terlihat melamun sebelum kejadian itu. ‘’Pandangannya kosong, kami sempat curiga sebelumnya. Tapi tidak menyangka bakal seperti ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Rumah Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Dia menampik informasi yang beredar bahwa sejumlah siswanya mengalami histeria lantaran kecapekan mengikuti Festival Reyog Mini pada malam harinya. Mulin menyatakan siswa yang histeria tidak semuanya ikut esktrakurikuler seni tari. ‘’Lagi pula kami sudah tampil Selasa lalu (4/9, Red). Tidak mungkin gara-gara kecapekan,’’ tegasnya.

Di sisi lain, dia menilai kejadian itu sebagai musibah. Pun berharap siswa yang sempat mengalami histeria dapat segera kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa. ‘’Jangan sampai terganggu lagi. Kami juga sudah komunikasi dengan kiai yang membantu,’’ ucapnya. (mg7/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/