alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Driver Ojek Online Diduga Tewas Dibunuh

MEJAYAN – Darwin Susanto, 35, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumah toko (ruko) kontrakannya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu petang (11/8). Pria yang diketahui bekerja sebagai sopir Grab itu tewas dengan luka mengenaskan pada bagian wajah.

Polres Madiun tengah menyelidiki kematian tak wajar tersebut. ‘’Mengarah pembunuhan tidaknya menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono di tempat kejadian perkara (TKP).

Ruruh mengungkapkan, pihaknya menerima laporan warga ada orang meninggal dunia sekitar pukul 17.30. Laporan itu ditindaklanjuti dengan menggelar olah TKP. Korban ditemukan tewas dalam posisi terlentang di atas kasur beralas lantai. Percikan darah yang telah mengering menempel di dinding. ‘’Korban dibawa ke rumah sakit (RSUD dr Soedono Madiun, Red) untuk visum,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pimpinan Dewan Dapat Pajero, Nilainya Fantastis

Selain olah TKP, polisi mengumpulkan keterangan dari para saksi. Korban diketahui tinggal bersama dua anggota keluarga lain. Anaknya diketahui berada di Nganjuk. Sedangkan istrinya Heppy, 28, masih dalam pencarian. ‘’Anggota saat ini sedang bekerja,’’ pungkasnya. (cor/her)

MEJAYAN – Darwin Susanto, 35, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumah toko (ruko) kontrakannya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu petang (11/8). Pria yang diketahui bekerja sebagai sopir Grab itu tewas dengan luka mengenaskan pada bagian wajah.

Polres Madiun tengah menyelidiki kematian tak wajar tersebut. ‘’Mengarah pembunuhan tidaknya menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono di tempat kejadian perkara (TKP).

Ruruh mengungkapkan, pihaknya menerima laporan warga ada orang meninggal dunia sekitar pukul 17.30. Laporan itu ditindaklanjuti dengan menggelar olah TKP. Korban ditemukan tewas dalam posisi terlentang di atas kasur beralas lantai. Percikan darah yang telah mengering menempel di dinding. ‘’Korban dibawa ke rumah sakit (RSUD dr Soedono Madiun, Red) untuk visum,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Upah GTT Diusulkan Naik Jadi Rp 300 Ribu

Selain olah TKP, polisi mengumpulkan keterangan dari para saksi. Korban diketahui tinggal bersama dua anggota keluarga lain. Anaknya diketahui berada di Nganjuk. Sedangkan istrinya Heppy, 28, masih dalam pencarian. ‘’Anggota saat ini sedang bekerja,’’ pungkasnya. (cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/